home masjid

Misteri Kegelapan Laut Dalam di Al-Qu’an yang Diungkap Sains Modoern

Jum'at, 20 Oktober 2023 - 21:00 WIB
ilustrasi
Wilayah laut dalam adalah lapisan terendah di lautan, dengan sedikit atau bahkan tidak ada cahaya yang menembusnya. Meskipun minim cahaya, kehidupan berlimpah di laut dalam. Al-Qur'an menggambarkan keadaan orang kafir seperti kegelapan di laut dalam yang luas.

Seberapa dalam lautan itu? Jauh lebih jauh dari yang Anda pikirkan. Faktanya, Oseanografi memberi tahu bahwa pada kedalaman lautan yang ekstrem di Planet Bumi tidak ada cahaya. Wilayah laut dalam adalah lapisan terendah di lautan. Lapisan ini berada di bawah Termoklin dan di atas dasar laut, pada kedalaman 1.800 m atau lebih. Sedikit atau tidak ada cahaya yang menembus bagian laut ini.

Selain itu, sebagian besar organisme yang hidup di sana bergantung pada bahan organik yang jatuh yang diproduksi di Zona Fotik. Atas alasan itu, para ilmuwan pernah berasumsi bahwa kehidupan akan jarang ditemukan di laut dalam. Namun, hampir semua penelitian menunjukkan bahwa sebaliknya, kehidupan justru berlimpah di laut dalam.

Baca juga:Bersihkan Hati, Bergantunglah hanya Kepada Allah

"Atau (keadaan orang-orang kafir) seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh gelombang demi gelombang, di atasnya ada (lagi) awan gelap. Itulah gelap gulita yang berlapis-lapis. Apabila dia mengeluarkan tangannya hampir tidak dapat melihatnya. Barangsiapa tidak diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah, maka dia tidak mempunyai cahaya sedikit pun." (QS An-Nur: 40)

Al-Qur'an membahas masalah laut dengan berbagai cara (bentuk). Syekh Abdul Aziz az-Zuhairi menulis, Sighat bahar (bentuk tunggal) disebutkan sebanyak 29 kali, Sighat bahrani (dua lautan) satu kali, Sighat bahrain (dua lautan) empat kali, Sighat bihar (jamak) dua kali. Sedangkan kata al-fulk (perahu) disebutkan sebanyak 23 kali.

Surah An-Nur ayat 40 memang ditempatkan pada konteks sebagai analogi orang-orang kafir sebagaimana disebutkan pada ayat sebelumnya. Selain menggambarkan orang-orang kafir berada dalam kegelapan, Allah SWT juga sebelumnya menyematkan kondisi fatamorgana yang ada pada orang-orang kafir pada ayat 39.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
alquran laut dalam sains
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya