home lifestyle muslim

Mengapa Para Atlet Melakukan Bekam?

Senin, 23 Oktober 2023 - 18:00 WIB
Perenang Cina Wang Qun di Olimpiade 2008 di Beijing dan perenang Amerika Serikat di Rio 2016 melakukan terapi bekam untuk kesehatannya.
Saat Olimpiade Tokyo 2020 sedang berlangsung, sejumlah atlet tertangkap kamera dengan lingkaran merah besar di kulit mereka. Ini bukan pertama kalinya tanda bekam terlihat di Olimpiade. Teknik ini sebelumnya digunakan oleh perenang Cina Wang Qun di Olimpiade 2008 di Beijing dan perenang Amerika Serikat di Rio 2016.

Tanda melingkar merah bukan kesalahan dalam bermain paintball. Tanda itu merupakan hasil dari praktik yang dikenal sebagai "bekam", sebuah terapi kuno di mana cangkir yang dipanaskan diletakkan di atas kulit.

Teknik ini, yang merupakan bentuk akupunktur, dilakukan dengan menyalakan cairan yang mudah terbakar di dalam gelas kaca. Setelah api padam, penurunan suhu akan menciptakan daya hisap yang menempelkan cangkir ke tubuh.

Hisapan tersebut menarik kulit menjauh dari tubuh dan melancarkan aliran darah, dan meninggalkan bintik-bintik merah. Tanda melingkar tersebut biasanya berlangsung selama tiga atau empat hari.

Baca juga:Serukan Perdamaian, Petarung UFC Bela Anak-Anak Palestina yang Tertindas

Perbedaan antara Bekam dan Hijama Basah

Mengutip About Islam, sebelum gelas kaca, gelas yang terbuat dari bambu digunakan untuk efek yang sama. Teknik ini dikenal dalam bahasa Mandarin sebagai "huo guan", yang berarti "bekam api", dan populer di Tiongkok di kalangan generasi yang lebih tua, katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
atlet terapi bekam kesehatan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya