Masjid Ton Son, Bukti Jejak Peradaban Islam di Thailand
Muhajirin
Kamis, 09 November 2023 - 10:00 WIB
Masjid Ton Son merupakan masjid bersejarah yang terletak di Bangkok
Masjid Ton Son merupakan masjid bersejarah yang terletak di Bangkok. Masjid kuno ini didirikan pada era Ayutthaya pada masa pemerintahan Raja Narai pada 1688 dan dianggap sebagai masjid tertua di Bangkok dan Thailand.
Thailand merupakan negara di Asia Tenggara yang mayoritas masyarakatnya beragama Buddha. Sementara, pengaruh Islam sampai di Negeri Gajah Putih diperkirakan mulai sekitar abad ke-10.
Perkembangan Islam di Thailand ditandai dengan berdirinya banyak masjid. Bahkan, di antara masjid-masjid itu ada yang berusia sampai ratusan tahun. Salah satunya adalah Masjid Tonson.
Sejarah berdirinya
Masjid Tonson didirikan oleh Chao Phraya Ratchawangsanseni (Mahmud) di Distrik Yai, Bangkok. Masjid tertua di Thailand ini didirikan pada 1688, pada masa pemerintahan Raja Narai dari Kerajaan Ayutthaya.
Awalnya, masjid ini bernama Kudi Yai, yang berbentuk seperti rumah yang terbuat dari kayu jati dengan arsitektur mirip dengan wihara Buddha. Kemudian, ketika Ayutthaya diperintah oleh Raja Rama II (1809–1824), Masjid Tonson direnovasi oleh para jemaah.
Renovasi ini mengganti kayu jati dengan batu bata, yang diubah kembali menjadi beton pada 1952, dengan daya tampung mencapai 1.000 jemaah. Setelah itu, namanya resmi diubah menjadi Masjid Tonson.
Thailand merupakan negara di Asia Tenggara yang mayoritas masyarakatnya beragama Buddha. Sementara, pengaruh Islam sampai di Negeri Gajah Putih diperkirakan mulai sekitar abad ke-10.
Perkembangan Islam di Thailand ditandai dengan berdirinya banyak masjid. Bahkan, di antara masjid-masjid itu ada yang berusia sampai ratusan tahun. Salah satunya adalah Masjid Tonson.
Sejarah berdirinya
Masjid Tonson didirikan oleh Chao Phraya Ratchawangsanseni (Mahmud) di Distrik Yai, Bangkok. Masjid tertua di Thailand ini didirikan pada 1688, pada masa pemerintahan Raja Narai dari Kerajaan Ayutthaya.
Awalnya, masjid ini bernama Kudi Yai, yang berbentuk seperti rumah yang terbuat dari kayu jati dengan arsitektur mirip dengan wihara Buddha. Kemudian, ketika Ayutthaya diperintah oleh Raja Rama II (1809–1824), Masjid Tonson direnovasi oleh para jemaah.
Renovasi ini mengganti kayu jati dengan batu bata, yang diubah kembali menjadi beton pada 1952, dengan daya tampung mencapai 1.000 jemaah. Setelah itu, namanya resmi diubah menjadi Masjid Tonson.