Nilal Muna Fatmawati, Wisudawan Terbaik Non Skripsi FITK UIN Walisongo
Tim langit 7
Jum'at, 10 November 2023 - 07:00 WIB
Nilal Muna Fatmawati, wisudawan terbaik Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini FITK UIN Walisongo
Nilal Muna Fatmawati patut berbangga. Remaja ini dinobatkan menjadi wisudawan terbaik Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Kependidikan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang. Dia lulus dengan IPK 3,92.
Hidup di tengah keluarga yang terbatas dalam urusan ekonomi, tidak menyurutkan semangat Nilal untuk kuliah. Ayahnya (Atmiko), jasa angkut juga terus memberikan motivasi. Hal itu menguatkan semangat Nilal Muna untuk tidak pernah putus asa.
Nilal Muna mengakui, perjalanan perkuliahannya tidak mudah. Dia bertekad kuat dan percaya bahwa pendidikan adalah salah satu sarana untuk mengikhtiarkan perubahan nasibnya. Hal itu mengantarkan dirinya lulus dalam waktu relatif cepat, 3 tahun 26 hari.
Dia diwisuda melalui jalur non skripsi. UIN Walisongo memang sudah menerapkan lulus Non Skripsi bagi mahasiswanya sesuai Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
Baca juga:Satu Keluarga Jadi Dokter, Ini Sosok Aliya Mahasiswa FK UM Surabaya
Nilal Muna lulus dengan menulis artikel ilmiah berjudul “Analisis Pergeseran Stigma Gender Guru Pendidikan Anak Usia Dini”. Artikel ini terbit di Jurnal Obsesi, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini yang terindeks Sinta 2.
Mahasiswi asal Kota Semarang ini dikenal aktif menulis berbagai artikel ilmiah. Beberapa di antaranya adalah “Development of Educational Game Tool, ‘Magic Spinman’ to improve the Fine Motor Skill off Early Childhood Education Student” yang terbit di Jurnal Al Athfaal, Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Terindeks Sinta 3. Artikel lainnya berjudul “Menggali Makna Kemerdekaan HUT RI bagi Masyarakat Urban (Studi Kasus di Meteseh Tembalang)”, terbit pada jurnal terindeks Sinta 5.
Hidup di tengah keluarga yang terbatas dalam urusan ekonomi, tidak menyurutkan semangat Nilal untuk kuliah. Ayahnya (Atmiko), jasa angkut juga terus memberikan motivasi. Hal itu menguatkan semangat Nilal Muna untuk tidak pernah putus asa.
Nilal Muna mengakui, perjalanan perkuliahannya tidak mudah. Dia bertekad kuat dan percaya bahwa pendidikan adalah salah satu sarana untuk mengikhtiarkan perubahan nasibnya. Hal itu mengantarkan dirinya lulus dalam waktu relatif cepat, 3 tahun 26 hari.
Dia diwisuda melalui jalur non skripsi. UIN Walisongo memang sudah menerapkan lulus Non Skripsi bagi mahasiswanya sesuai Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
Baca juga:Satu Keluarga Jadi Dokter, Ini Sosok Aliya Mahasiswa FK UM Surabaya
Nilal Muna lulus dengan menulis artikel ilmiah berjudul “Analisis Pergeseran Stigma Gender Guru Pendidikan Anak Usia Dini”. Artikel ini terbit di Jurnal Obsesi, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini yang terindeks Sinta 2.
Mahasiswi asal Kota Semarang ini dikenal aktif menulis berbagai artikel ilmiah. Beberapa di antaranya adalah “Development of Educational Game Tool, ‘Magic Spinman’ to improve the Fine Motor Skill off Early Childhood Education Student” yang terbit di Jurnal Al Athfaal, Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Terindeks Sinta 3. Artikel lainnya berjudul “Menggali Makna Kemerdekaan HUT RI bagi Masyarakat Urban (Studi Kasus di Meteseh Tembalang)”, terbit pada jurnal terindeks Sinta 5.