Ketum PBNU Gus Yahya Ucapkan Selamat Milad ke-111 Muhammadiyah
Tim langit 7
Selasa, 21 November 2023 - 01:00 WIB
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf menyampaikan ucapan selamat milad ke-111 untuk Muhamamdiyah.Foto/dok
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, mengucapkan selamat kepada Persyarikatan Muhammadiyah yang merayakan miladnya yang ke-111 pada Sabtu (18/11/2023).
Dalam ucapan selamatnya, Gus Yahya menyampaikan penghargaan atas kontribusi luar biasa Muhammadiyah selama lebih dari satu abad.
“Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, atas nama jam’iyah Nahdlatul Ulama, saya mengucapkan selamat hari lahir yang ke-111 kepada Persyarikatan Muhammadiyah,” ucap Gus Yahya, sapaan akrabnya, seperti dikutip dari NU.or.id , Senin (20/11/2023).
Gus Yahya menyoroti peran penting Muhammadiyah dalam membangun jejak-jejak berharga untuk agama, bangsa, dan negara. Ia mengakui bahwa selama lebih dari satu abad, Muhammadiyah telah menjadi pionir dalam pembaharuan pendidikan dan terus mengembangkan model layanan masyarakat.
Baca juga:Muhammadiyah Tegaskan Netral dalam Pemilu 2024
“Selama lebih dari satu abad, Muhammadiyah telah membangun jejak-jejak yang luar biasa berharga bagi agama, bagi bangsa dan negara, bagi kemanusiaan,” kata Gus Yahya. Ia melanjutkan, “Muhammadiyah adalah organisasi yang pertama kali menginisiasi pembaharuan pendidikan, dan kemudian terus-menerus mengembangkan model layanan-layanan masyarakat,” terangnya.
Sebagai seorang pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibien, Leteh, Rembang, Jawa Tengah, Gus Yahya menekankan bahwa layanan-layanan umat Muhammadiyah terus berkembang, turut menegakkan, dan memperkuat bangunan masyarakat bangsa dan negara Indonesia.
Dalam ucapan selamatnya, Gus Yahya menyampaikan penghargaan atas kontribusi luar biasa Muhammadiyah selama lebih dari satu abad.
“Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, atas nama jam’iyah Nahdlatul Ulama, saya mengucapkan selamat hari lahir yang ke-111 kepada Persyarikatan Muhammadiyah,” ucap Gus Yahya, sapaan akrabnya, seperti dikutip dari NU.or.id , Senin (20/11/2023).
Gus Yahya menyoroti peran penting Muhammadiyah dalam membangun jejak-jejak berharga untuk agama, bangsa, dan negara. Ia mengakui bahwa selama lebih dari satu abad, Muhammadiyah telah menjadi pionir dalam pembaharuan pendidikan dan terus mengembangkan model layanan masyarakat.
Baca juga:Muhammadiyah Tegaskan Netral dalam Pemilu 2024
“Selama lebih dari satu abad, Muhammadiyah telah membangun jejak-jejak yang luar biasa berharga bagi agama, bagi bangsa dan negara, bagi kemanusiaan,” kata Gus Yahya. Ia melanjutkan, “Muhammadiyah adalah organisasi yang pertama kali menginisiasi pembaharuan pendidikan, dan kemudian terus-menerus mengembangkan model layanan-layanan masyarakat,” terangnya.
Sebagai seorang pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibien, Leteh, Rembang, Jawa Tengah, Gus Yahya menekankan bahwa layanan-layanan umat Muhammadiyah terus berkembang, turut menegakkan, dan memperkuat bangunan masyarakat bangsa dan negara Indonesia.