Wapres Ajak Masyarakat Waspada Hoaks Selama Kampanye Pemilu 2024
Tim langit 7
Sabtu, 02 Desember 2023 - 06:00 WIB
ilustrasi
Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) KH Ma'ruf Amin mengingatkan masyarakat Indonesia waspada terhadap informasi yang tidak benar (hoaks).
Hal tersebut diungkapkan Wapres saat melakukan dialog dengan masyarakat Indonesia di Sarawak, Malaysia dan sekitarnya, di Ballroom Hotel Pullman Kuching, Sarawak, Malaysia.
"Soal pemilu ini yang sebentar lagi, hari-hari ini sudah mulai kampanye. Pesan saya, hati-hati terhadap informasi-informasi yang menyesatkan, banyak hoaks dan informasi-informasi yang tidak benar. Jangan mudah menerima semua berita," ujar Wapres.
Dia menjelaskan, perbedaan merupakan hal yang wajar dalam sebuah penyelenggaraan pemilihan umum, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan dapat menerima keberagaman dalam menentukan pilihan.
"Dan namanya pemilihan, pemilu itu harus ada perbedaan. Perbedaan itu niscaya, jadi kalau berbeda pilihan itu tidak masalah. Karena memang pemilu itu untuk memilih yang disukai," tegasnya.
Baca juga:Ustadz Adi Hidayat: Pemilu 2024 Harus Damai dan Bermartabat
Wapres berpesan, agar masyarakat dapat menyaring informasi terlebih dahulu sebelum disebarluaskan, serta menerapkan konsep tabayun atau melakukan pengecekan informasi agar informasi yang disampaikan teruji validitasnya.
Hal tersebut diungkapkan Wapres saat melakukan dialog dengan masyarakat Indonesia di Sarawak, Malaysia dan sekitarnya, di Ballroom Hotel Pullman Kuching, Sarawak, Malaysia.
"Soal pemilu ini yang sebentar lagi, hari-hari ini sudah mulai kampanye. Pesan saya, hati-hati terhadap informasi-informasi yang menyesatkan, banyak hoaks dan informasi-informasi yang tidak benar. Jangan mudah menerima semua berita," ujar Wapres.
Dia menjelaskan, perbedaan merupakan hal yang wajar dalam sebuah penyelenggaraan pemilihan umum, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan dapat menerima keberagaman dalam menentukan pilihan.
"Dan namanya pemilihan, pemilu itu harus ada perbedaan. Perbedaan itu niscaya, jadi kalau berbeda pilihan itu tidak masalah. Karena memang pemilu itu untuk memilih yang disukai," tegasnya.
Baca juga:Ustadz Adi Hidayat: Pemilu 2024 Harus Damai dan Bermartabat
Wapres berpesan, agar masyarakat dapat menyaring informasi terlebih dahulu sebelum disebarluaskan, serta menerapkan konsep tabayun atau melakukan pengecekan informasi agar informasi yang disampaikan teruji validitasnya.