Pebisnis Tiongkok Diundang Berinvestasi di Wisata Baru “Parapuar” Labuan Bajo
Tim langit 7
Kamis, 07 Desember 2023 - 09:00 WIB
(Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengundang pebisnis Tiongkok untuk menanamkan modalnya di destinasi wisata baru di Labuan Bajo, NTT.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengundang pebisnis Tiongkok untuk menanamkan modalnya di destinasi wisata baru di Labuan Bajo, NTT. Destinasi yang dimaksud adalah Parapuar yang menjadi kawasan pengembangan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
"Salah satu yang kami tawarkan adalah 400 hektare lokasi di Parapuar yang dikelola oleh Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF). Fokusnya pada biodiversity dan sustainability dengan 4 zona tematik yaitu zona kebudayaan, leisure, alam liar, dan petualangan," kata Sandiaga dalam Forum Kemitraan Bisnis Indonesia dan Tiongkok ke-4.
Hal ini untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium berkelas dunia, sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
Sandiaga menginginkan investasi pariwisata yang masuk di Labuan Bajo mampu memberikan dampak bagi masyarakat lokal. Dan perubahan paradigma pariwisata 3s yang semula sun, sea, and sand berubah menjadi serenity, sprituality, and sustainability.
"Kita ingin investasi di bidang kepariwisataan dan ekonomi kreatif yang bisa menciptakan enam kali lipat lebih banyak jumlah lapangan kerja untuk masyarakat lokal yang berbasis quality and sustainability," ujar Sandiaga.
Labuan Bajo yang dulunya hanya berfokus pada pembangunan sektor perikanan dan pertanian sekarang bertahap menjadi destinasi wisata unggulan.
Menparekraf menyebut, selama lima tahun terakhir, pemerintah berkolaborasi membangun Labuan Bajo. Juga berupaya menghadirkan event-event tingkat dunia di Labuan Bajo salah satunya KTT ASEAN yang telah digelar pada Mei 2023.
"Salah satu yang kami tawarkan adalah 400 hektare lokasi di Parapuar yang dikelola oleh Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF). Fokusnya pada biodiversity dan sustainability dengan 4 zona tematik yaitu zona kebudayaan, leisure, alam liar, dan petualangan," kata Sandiaga dalam Forum Kemitraan Bisnis Indonesia dan Tiongkok ke-4.
Hal ini untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium berkelas dunia, sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
Sandiaga menginginkan investasi pariwisata yang masuk di Labuan Bajo mampu memberikan dampak bagi masyarakat lokal. Dan perubahan paradigma pariwisata 3s yang semula sun, sea, and sand berubah menjadi serenity, sprituality, and sustainability.
"Kita ingin investasi di bidang kepariwisataan dan ekonomi kreatif yang bisa menciptakan enam kali lipat lebih banyak jumlah lapangan kerja untuk masyarakat lokal yang berbasis quality and sustainability," ujar Sandiaga.
Labuan Bajo yang dulunya hanya berfokus pada pembangunan sektor perikanan dan pertanian sekarang bertahap menjadi destinasi wisata unggulan.
Menparekraf menyebut, selama lima tahun terakhir, pemerintah berkolaborasi membangun Labuan Bajo. Juga berupaya menghadirkan event-event tingkat dunia di Labuan Bajo salah satunya KTT ASEAN yang telah digelar pada Mei 2023.