home masjid

Fakta Tidur dalam Al-Qur’an, Otak Membersihkan Diri dari Racun

Jum'at, 22 Desember 2023 - 07:00 WIB
ilustrasi
Tidur merupakan topik yang relatif baru dalam spesialisasi ilmiah modern. Tapi, tidur merupakan masalah penting dalam literatur Islam, dan telah dibahas dalam banyak kasus di Al Qur'an dan hadits.

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah tidurmu di malam dan siang hari dan mencari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang mendengarkan." (QS Ar-Rum: 23)

Mengutip About Islam, sebuah penelitian yang didanai oleh National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS), bagian dari National Institutes of Health (NIH) Amerika, menemukan bahwa sel-sel di otak, yaitu Sel Glial yang bertanggung jawab untuk menjaga sel-sel saraf tetap hidup, menyusut selama tidur untuk meningkatkan ruang interstisial atau celah antara neuron dan memungkinkan aliran cairan dan memungkinkan otak untuk membuang racun yang menumpuk selama kita terjaga.

Maiken Nedergaard, salah satu direktur Pusat Neuromedisin Translasional di University of Rochester Medical Center di New York, dan pemimpin penelitian ini secara tidak terduga menemukan bahwa tidur memungkinkan otak untuk membersihkan diri dari molekul-molekul beracun yang terkumpul di siang hari, sehingga menunjukkan bahwa kegagalan untuk membersihkan beberapa protein beracun juga dapat berperan dalam gangguan otak seperti Alzheimer.

Meskipun hasil penelitian ini disimpulkan dengan pencitraan berteknologi tinggi pada tikus; otak manusia mirip dengan otak tikus. Pencitraan tersebut mengungkapkan bahwa otak membersihkan diri dari akumulasi molekul beracun pada tingkat yang jauh lebih cepat

Para peneliti menemukan bahwa selama tidur, kontraksi sel-sel otak menghasilkan perluasan area di antara sel-sel otak sebanyak 60 persen sehingga memungkinkan Cairan Serebrospinal bergerak lebih bebas daripada keadaan biasanya.

Membandingkan hasil selama tidur dengan "menyalakan keran," kata Nedergaard, "Tampaknya, keadaan tidur diperlukan agar "pembersihan aktif produk sampingan dari aktivitas saraf" ini dapat terjadi. Hal ini akan memberikan penjelasan yang meyakinkan tentang mengapa tidur memiliki fungsi restoratif yang begitu penting, katanya
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kesehatan otak tidur racun tips
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya