Digitalisasi UMKM Jadi Kunci Mengkapitalisasi Bonus Demografi
Tim langit 7
Sabtu, 23 Desember 2023 - 11:00 WIB
ilustrasi
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan digitalisasi merupakan hal yang penting untuk dilakukan dalam upaya mendorong UMKM "naik kelas" sekaligus menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat.
Menparekraf mengatakan, 97 persen lapangan kerja di Indonesia dikontribusi oleh UMKM. "Karenanya digitalisasi ini adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh para pelaku UMKM untuk dapat 'naik kelas'," katanya dikutip Sabtu (23/12/2023).
Apalagi Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yakni jumlah penduduk Indonesia sebesar 70 persen akan ada dalam usia produktif (15-64 tahun) pada tahun 2045. UMKM tentunya akan memiliki peranan besar dalam mengkapitalisasi bonus tersebut dalam penyerapan tenaga kerja.
"Dengan digitalisasi, ekonomi kita akan semakin efisien dan semakin bernilai tambah. Dan target kita untuk bisa mengkapitalisasi bonus demografi dalam 5 hingga 10 tahun ke depan bisa diakselerasi oleh digitalisasi di sektor UMKM," ujar Sandiaga.
Baca juga:Dukung Pertumbuhan Ekonomi Digital, Lazada Ajak UKM Fesyen Cirebon Buka Toko Online
Untuk itu Sandiaga mengapresiasi penyelenggaraan "Pahlawan Digital UMKM 2023" yang diinisiasi Staf Khusus Presiden Ri Putri Tanjung yang bertujuan untuk menjaring inovator digital yang berkomitmen membantu para pelaku UMKM naik kelas dan lebih berdaya dengan berbagai inovasi dan solusi digital serta menjadi bagian ekosistem pengembangan kewirausahaan nasional.
"Sebanyak 10 finalis ini harus kita fasilitasi untuk dapat scale up karena UMKM-lah yang akan membawa bangsa ini naik kelas menuju Indonesia Emas 2045," kata Sandiaga.
Menparekraf mengatakan, 97 persen lapangan kerja di Indonesia dikontribusi oleh UMKM. "Karenanya digitalisasi ini adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh para pelaku UMKM untuk dapat 'naik kelas'," katanya dikutip Sabtu (23/12/2023).
Apalagi Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yakni jumlah penduduk Indonesia sebesar 70 persen akan ada dalam usia produktif (15-64 tahun) pada tahun 2045. UMKM tentunya akan memiliki peranan besar dalam mengkapitalisasi bonus tersebut dalam penyerapan tenaga kerja.
"Dengan digitalisasi, ekonomi kita akan semakin efisien dan semakin bernilai tambah. Dan target kita untuk bisa mengkapitalisasi bonus demografi dalam 5 hingga 10 tahun ke depan bisa diakselerasi oleh digitalisasi di sektor UMKM," ujar Sandiaga.
Baca juga:Dukung Pertumbuhan Ekonomi Digital, Lazada Ajak UKM Fesyen Cirebon Buka Toko Online
Untuk itu Sandiaga mengapresiasi penyelenggaraan "Pahlawan Digital UMKM 2023" yang diinisiasi Staf Khusus Presiden Ri Putri Tanjung yang bertujuan untuk menjaring inovator digital yang berkomitmen membantu para pelaku UMKM naik kelas dan lebih berdaya dengan berbagai inovasi dan solusi digital serta menjadi bagian ekosistem pengembangan kewirausahaan nasional.
"Sebanyak 10 finalis ini harus kita fasilitasi untuk dapat scale up karena UMKM-lah yang akan membawa bangsa ini naik kelas menuju Indonesia Emas 2045," kata Sandiaga.