home global news

Buku Harian Sela, Mimpi si Gadis Gaza yang Tertimbun Reruntuhan

Kamis, 28 Desember 2023 - 09:00 WIB
ilustrasi
Sela merupakan seorang gadis yang menulis catatan harian selama terjadi pembantaian di Jalur Gaza. Dalam buku harian itu, satu potongan kertas viral di media sosial setelah ditemukan seorang wartawan yang tengah bertugas. Sela sudah syahid, namun impiannya kini abadi.

Catatan Harian tersebut ditemukan wartawan Hani Abu Riziq. Dalam paparan di Aljazeera dijelaskan, gadis muda di Jalur terbiasa dengan buku harian untuk meluapkan segala emosi saat terjadi pembantaian. Termasuk mencatat keinginan, mulai dari yang sederhana setelah pembantaian itu berakhir.

Wanita Gaza memimpikan jalur pendidikan dan profesional tertentu. Ada pula yang mencatat spesifikasi pasangan hidup di masa depan. Ruang mimpi tidak ada batasnya. Sementara, kenyataan terbatas tidak peduli seberapa luas cakupannya.

Sela adalah seorang gadis Gaza yang tidak asing lagi dengan anak-anak. Dia bermimpi dan memberikan kebebasan untuk berimajinasi, meskipun pembatasan dan pembantaian yang menimpa tanah sempit ini, sejak Nakba yang menimpa Palestina.

Tidak seperti serangan udara dari rentang 1948 hingga 7 Oktober, pembantaian yang Sudah berlangsung hampir tiga bulan telah merenggut nyawa 20 ribu orang. 50 ribu menjadi korban luka di tengah krisis kesehatan. Selain hancurnya hampir seluruh bangunan di Gaza, namun Sela tak pernah berhenti bermimpi dan merencanakan masa depan.

Sela memimpikan pembantaian segera berakhir. Dia mengkhususkan satu halaman dalam buku harian untuk menuliskan mimpi-mimpi. Bahkan lebih praktis dan sederhana dengan memberi judul “Rencana Saya Setelah Perang.”

Sela berimpi tentang 30 hari pesan makanan dari rumah sambil leha-leha, menonton televisi, keluar kapan pun dan di mana pun dia inginkan, berbicara dengan ayahnya selama berjam-jam.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
buku jalur gaza reruntuhan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya