Majelis Taklim Berperan Penting Peran dalam Peningkatan Literasi Keagamaan Moderat
Tim langit 7
Sabtu, 30 Desember 2023 - 15:00 WIB
Wakil Men Saiful Rahmat Dasuki, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi (tengah kanan ke kiri) saat pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim.
Majelis taklim memegang peranan penting dalam peningkatan literasi keberagamaan umat Islam di Indonesia. Sebab, majelis taklim merupakan titik awal masyarakat mendalami pengetahuan agama Islam.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin saat mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim tingkat pusat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Jumat (29/12/2023).
"Diseminasi pemahaman keagamaan itu ternyata sebagian besarnya sumbernya itu adalah majelis-majelis taklim," kata Kamaruddin.
Dalam pengukuhan tersebut, Kamaruddin juga menyampaikan bahwa penyuluh agama memiliki peran besar dalam menyemai pemahaman keagamaan Islam yang moderat dan toleran. Pembentukan masyarakat yang moderat dalam beragama dilakukan dengan menanamkan nilai toleransi dan kemanusiaan melalui majelis taklim.
Karenanya, ia berharap para penyuluh agama yang tergabung dalam Pokja bisa saling bersinergi dalam mendiskusikan program untuk memberdayakan majelis taklim.
"Harapan kita, teman-teman yang tadi baru saja dilantik dan dikukuhkan bisa mengkordinasikan dan menyinergikan aktivitas kegiatan produktif di majelis taklim hingga tingkat nasional," ujar Guru Besar UIN Sultan Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan itu.
Pemberdayaan majelis-majelis taklim tidak hanya menjadi tanggung jawab para penyuluh agama, tetapi juga perlu didorong dengan dukungan kuat dari pemerintah melalui Kementerian Agama.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin saat mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim tingkat pusat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Jumat (29/12/2023).
"Diseminasi pemahaman keagamaan itu ternyata sebagian besarnya sumbernya itu adalah majelis-majelis taklim," kata Kamaruddin.
Dalam pengukuhan tersebut, Kamaruddin juga menyampaikan bahwa penyuluh agama memiliki peran besar dalam menyemai pemahaman keagamaan Islam yang moderat dan toleran. Pembentukan masyarakat yang moderat dalam beragama dilakukan dengan menanamkan nilai toleransi dan kemanusiaan melalui majelis taklim.
Karenanya, ia berharap para penyuluh agama yang tergabung dalam Pokja bisa saling bersinergi dalam mendiskusikan program untuk memberdayakan majelis taklim.
"Harapan kita, teman-teman yang tadi baru saja dilantik dan dikukuhkan bisa mengkordinasikan dan menyinergikan aktivitas kegiatan produktif di majelis taklim hingga tingkat nasional," ujar Guru Besar UIN Sultan Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan itu.
Pemberdayaan majelis-majelis taklim tidak hanya menjadi tanggung jawab para penyuluh agama, tetapi juga perlu didorong dengan dukungan kuat dari pemerintah melalui Kementerian Agama.