home wirausaha syariah

CEO McDonald's Akui Bisnisnya Terkena Dampak Boikot Produk Pro Israel

Selasa, 09 Januari 2024 - 20:15 WIB
ilustrasi
CEO McDonald’s Chris Kempczinski mengungkapkan bahwa jaringan makanan cepat saji di Timur Tengah dan seluruh dunia terkena dampak seruan boikot untuk mendukung Gaza.

“Saya menyadari bahwa beberapa pasar di Timur Tengah dan beberapa pasar di luar kawasan mengalami dampak bisnis yang berarti akibat perang dan misinformasi terkait yang mempengaruhi merek seperti McDonald’s,” kata CEO tersebut dalam postingan di LinkedIn.

“Ini mengecewakan dan tidak berdasar. Di setiap negara tempat kami beroperasi, termasuk negara-negara Muslim, McDonald’s dengan bangga diwakili oleh pemilik-operator lokal yang bekerja tanpa kenal lelah untuk melayani dan mendukung komunitas mereka sambil mempekerjakan ribuan warganya,” tambahnya.

Melansir Al Arabiya, Selasa (9/1/2024), McDonald's mengalami dampak terparah setelah cabangnya di Israel mengunggah di media sosial membagikan ribuan makanan gratis kepada tentara Israel.

Baca juga:Sasar Pecinta Aktivitas Outdoor, Casio Rilis G-Shock Seri Rangeman

Setelah unggahan tersebut, waralaba McDonald’s di Uni Emirat Arab, Kuwait, Yordania, Mesir, Oman, Arab Saudi, dan Lebanon mengeluarkan pernyataan yang menyangkal hubungan mereka dengan waralaba Israel. Bahkan, beberapa diantaranya menjanjikan sumbangan ke Gaza.

Bisnis McDonald's di Mesir mengalami penurunan penjualan yang signifikan hingga 70 persen pada Oktober-November dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mcdonald’s boikot israel bisnis
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya