Kerajaan Saudi Guyur Masjid Nabawi dengan 30 Ton Parfum Setiap Hari
Esti setiyowati
Kamis, 11 Januari 2024 - 13:00 WIB
Pemerintah Saudi menghabiskan 30 ton atau 30.000 liter parfum per hari untuk mengharumkan Masjid Nabawi di Madinah.
Pemerintah Saudi menghabiskan 30 ton atau 30.000 liter parfum per hari untuk mengharumkan Masjid Nabawi di Madinah. Selain itu, kerajaan juga menggunakan 115 ton zat sterilisasi untuk membersihkan permadani.
Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Otoritas Umum Perawatan Dua Masjid Suci untuk Pelayanan, Fawzi Al Hujaili, mengutip program harian yang diterapkan Masjid Nabawi untuk sterilisasi dan desinfeksi.
“Jumlah yang digunakan untuk mengharumkan masjid mencapai 30 ton setiap hari, sementara jumlah yang digunakan untuk mensterilkan permadani mencapai 115 ton dan 110 ton untuk mendesinfeksi lantai,” katanya kepada TV berita Saudi Al Ekhbariya.
Al Hujaili juga menyebutkan lebih dari 600 peralatan yang dioperasikan untuk desinfeksi, sterilisasi, dan pembersihan lantai Masjid Nabawi.
“Peralatan yang digunakan untuk desinfeksi, sterilisasi, dan pencucian lantai melebihi 600 perangkat, masing-masing beroperasi secara mandiri dengan pekerja terlatih,” tambah pejabat tersebut, dikutip Gulf News, Rabu (10/1/2024).
Baca juga:Mengapa Mazhab Syafii Dominan di Dunia Islam, Ini Kata KH Ma'ruf Khozin
Setelah beribadah umrah di Masjidil Haram, Mekkah, jamaah akan salat di Masjid Nabawi, situs suci kedua, dan mengunjungi Al Rawda Al Sharifa di mana makam Nabi Muhammad SAW berada.
Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Otoritas Umum Perawatan Dua Masjid Suci untuk Pelayanan, Fawzi Al Hujaili, mengutip program harian yang diterapkan Masjid Nabawi untuk sterilisasi dan desinfeksi.
“Jumlah yang digunakan untuk mengharumkan masjid mencapai 30 ton setiap hari, sementara jumlah yang digunakan untuk mensterilkan permadani mencapai 115 ton dan 110 ton untuk mendesinfeksi lantai,” katanya kepada TV berita Saudi Al Ekhbariya.
Al Hujaili juga menyebutkan lebih dari 600 peralatan yang dioperasikan untuk desinfeksi, sterilisasi, dan pembersihan lantai Masjid Nabawi.
“Peralatan yang digunakan untuk desinfeksi, sterilisasi, dan pencucian lantai melebihi 600 perangkat, masing-masing beroperasi secara mandiri dengan pekerja terlatih,” tambah pejabat tersebut, dikutip Gulf News, Rabu (10/1/2024).
Baca juga:Mengapa Mazhab Syafii Dominan di Dunia Islam, Ini Kata KH Ma'ruf Khozin
Setelah beribadah umrah di Masjidil Haram, Mekkah, jamaah akan salat di Masjid Nabawi, situs suci kedua, dan mengunjungi Al Rawda Al Sharifa di mana makam Nabi Muhammad SAW berada.