Lazisnu PBNU Terima Dana Kemanusiaan Rp1,5 Miliar dari Unilever Indonesia
Tim langit 7
Sabtu, 13 Januari 2024 - 08:30 WIB
NU Care-Lazisnu menerima donasi kemanusiaan Rp1,5 miliar dari Unilever Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak konflik kemanusiaan.
NU Care-Lazisnu menerima donasi kemanusiaan Rp1,5 miliar dari Unilever Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak konflik kemanusiaan. NU Care-Lazisnu dan Unilever Indonesia juga menyepakati kerja sama dan kolaborasi jangka panjang selama lima tahun.
Kerja sama ini untuk penguatan berbagai program sosial yang menargetkan penerima manfaat dari komunitas NU, termasuk lembaga pesantren.
Serah terima bantuan kemanusiaan dihadiri Wakil Ketua Umum PBNU Habib Muhammad Hilal Al Aidid, Sekretaris Lazisnu PBNU H. Moesafa, Komisaris Independen Unilever Indonesia Alissa Wahid, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia Nurdiana Darus serta Direktur Unilever Indonesia Willy Saelan.
Baca juga:MUI Jayapura Serahkan Donasi Rp 114 Juta untuk Rakyat Palestina
“NU selalu berupaya untuk memberi kebermanfaatan bagi umat melalui berbagai cara, salah satunya melalui NU Care-Lazisnu . Untuk berkontribusi bagi lebih banyak masyarakat terutama umat muslim, kami membuka kolaborasi, donasi dan kemitraan dengan pihak-pihak yang peduli serta memiliki nawaitu yang sama, yaitu membantu meringankan beban saudara-saudara muslim kita yang membutuhkan bantuan. Hari ini alhamdulillah kami kembali menerima niat baik dari salah satu perusahaan yang sudah lama sekali ada di Indonesia, yaitu Unilever Indonesia,” ungkap Sekretaris Lazisnu PBNU H. Moesafa.
Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU memiliki sikap jelas dalam pembelaan nilai-nilai kemanusiaan karena hal tersebut merupakan bagian dari maqashidus syariah atau tujuan-tujuan prinsipil syariah, yaitu hifdhuddin (melindungi agama); hifdhul nafs (melindungi jiwa); hifdhul aql (melindungi pikiran); hifdhul maal (melindungi harta); dan hifdhun nasl (melindungi keturunan).
Kolaborasi NU Care-Lazisnu dan Unilever Indonesia ini akan berfokus pada pada lima pilar ranah program, yaitu pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, dan kemanusiaan—sejalan dengan inisiatif NU Care-Lazisnu selama lima tahun mendatang.
Kerja sama ini untuk penguatan berbagai program sosial yang menargetkan penerima manfaat dari komunitas NU, termasuk lembaga pesantren.
Serah terima bantuan kemanusiaan dihadiri Wakil Ketua Umum PBNU Habib Muhammad Hilal Al Aidid, Sekretaris Lazisnu PBNU H. Moesafa, Komisaris Independen Unilever Indonesia Alissa Wahid, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia Nurdiana Darus serta Direktur Unilever Indonesia Willy Saelan.
Baca juga:MUI Jayapura Serahkan Donasi Rp 114 Juta untuk Rakyat Palestina
“NU selalu berupaya untuk memberi kebermanfaatan bagi umat melalui berbagai cara, salah satunya melalui NU Care-Lazisnu . Untuk berkontribusi bagi lebih banyak masyarakat terutama umat muslim, kami membuka kolaborasi, donasi dan kemitraan dengan pihak-pihak yang peduli serta memiliki nawaitu yang sama, yaitu membantu meringankan beban saudara-saudara muslim kita yang membutuhkan bantuan. Hari ini alhamdulillah kami kembali menerima niat baik dari salah satu perusahaan yang sudah lama sekali ada di Indonesia, yaitu Unilever Indonesia,” ungkap Sekretaris Lazisnu PBNU H. Moesafa.
Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU memiliki sikap jelas dalam pembelaan nilai-nilai kemanusiaan karena hal tersebut merupakan bagian dari maqashidus syariah atau tujuan-tujuan prinsipil syariah, yaitu hifdhuddin (melindungi agama); hifdhul nafs (melindungi jiwa); hifdhul aql (melindungi pikiran); hifdhul maal (melindungi harta); dan hifdhun nasl (melindungi keturunan).
Kolaborasi NU Care-Lazisnu dan Unilever Indonesia ini akan berfokus pada pada lima pilar ranah program, yaitu pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, dan kemanusiaan—sejalan dengan inisiatif NU Care-Lazisnu selama lima tahun mendatang.