Tekan Angka Laka Lantas, Ditlantas Polda Jatim Ajak Masyarakat Wujudkan Zero Knalpot Brong
Tim langit 7
Jum'at, 26 Januari 2024 - 12:00 WIB
ilustrasi
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim mengajak masyarakat menghindari penggunaan knalpot brong. Imbauan ini disampaikan Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin melalui Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.
"Ditlantas Polda Jatim mengajak untuk memberikan sanksi sosial kepada pengguna knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau brong dengan cara dikucilkan,dan mengajak seluruh anggota komunitas motor untuk mensukseskan program Mahameru," ujar AKBP Erik Bangun Prakasa, Kamis(25/1/2024).
Mantan Kasat PJR Polda Jatim ini menambahkan, langkah ini diambil setelah upaya represif berupa tilang dinilai kurang maksimal untuk membuat jera para pelanggar.
Program Mahameru Lantas ini digagas atas dasar banyaknya kecelakaan pemotor hingga menyebabkan korban tewas.
"Kegiatan ini merupakan hal yang harus diantisipasi karena angka kematian terbesar di indonesia di akibatkan oleh kecelakaan lalu lintas," tambahnya.
Baca juga:Arab Saudi Segera Buka Toko Miras Pertama untuk Non Muslim di Riyadh
Menurutnya, pengguna knalpot brong cenderung mengemudikan laju motornya dengan kencang. Sebab, apabila laju motor yang ditunggangi itu kencang, otomatis suara knalpot yang yang tidak sesuai standar itu juga ikut kencang.
"Ditlantas Polda Jatim mengajak untuk memberikan sanksi sosial kepada pengguna knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau brong dengan cara dikucilkan,dan mengajak seluruh anggota komunitas motor untuk mensukseskan program Mahameru," ujar AKBP Erik Bangun Prakasa, Kamis(25/1/2024).
Mantan Kasat PJR Polda Jatim ini menambahkan, langkah ini diambil setelah upaya represif berupa tilang dinilai kurang maksimal untuk membuat jera para pelanggar.
Program Mahameru Lantas ini digagas atas dasar banyaknya kecelakaan pemotor hingga menyebabkan korban tewas.
"Kegiatan ini merupakan hal yang harus diantisipasi karena angka kematian terbesar di indonesia di akibatkan oleh kecelakaan lalu lintas," tambahnya.
Baca juga:Arab Saudi Segera Buka Toko Miras Pertama untuk Non Muslim di Riyadh
Menurutnya, pengguna knalpot brong cenderung mengemudikan laju motornya dengan kencang. Sebab, apabila laju motor yang ditunggangi itu kencang, otomatis suara knalpot yang yang tidak sesuai standar itu juga ikut kencang.