Lewat Konservasi Bambu, Adaro Wujudkan Eco-Pesantren di Kalimantan Selatan
Muhajirin
Senin, 29 Januari 2024 - 07:00 WIB
Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) bersama Self Learning Institute melakukan program konservasi bambu di Pondok Pesantren Teknologi Pertanian Al Islam
Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) bersama Self Learning Institute melakukan program konservasi bambu di Pondok Pesantren Teknologi Pertanian Al Islam Desa Kambitin Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Program tersebut merupakan bagian dari komitmen wujudkan Eco-pesantren di salah satu ponpes binaan Adaro ini. Perwakilan Ponpes Al Islam, Ustadz Hakim, mengatakan, pesantren siap dan berkomitmen untuk dapat menjalankan kegiatan eco-edu-tourism ini, mengingat dapat berdampak besar pada kesejahteraan dan image baik ponpes.
"Program konservasi bambu ini sebagai program unggulan dalam rangka mewujudkan Ponpes Al-Islam sebagai eco-pesantren," jelas Ustadz Halim di Tabalong melalui keterangan pers, dikutip Selasa (23/1/2024).
Dia menyampaikan rasa syukur karena program ini berlanjut. Hal tu mengingat sebelumnya para santri di Ponpes Al Islam mendapat pelatihan pengolahan bambu oleh Yayasan Bambu Indonesia.
“Alhamdulillah setelah mendengar paparan konsep dan arah pengembangannya, kami mendapat angin segar dan harapan baru untuk pesantren, khususnya untuk program bambu ke depannya," tambahnya.
Baca juga:Melalui Lazisnu Jawa Timur, Unusa Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina Rp200 Juta
Program bambu yang diinisiasi Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) sendiri merupakan bagian dari Program Adaro Santri Sejahtera (PASS) di Ponpes Al Islam Kambitin.
Program tersebut merupakan bagian dari komitmen wujudkan Eco-pesantren di salah satu ponpes binaan Adaro ini. Perwakilan Ponpes Al Islam, Ustadz Hakim, mengatakan, pesantren siap dan berkomitmen untuk dapat menjalankan kegiatan eco-edu-tourism ini, mengingat dapat berdampak besar pada kesejahteraan dan image baik ponpes.
"Program konservasi bambu ini sebagai program unggulan dalam rangka mewujudkan Ponpes Al-Islam sebagai eco-pesantren," jelas Ustadz Halim di Tabalong melalui keterangan pers, dikutip Selasa (23/1/2024).
Dia menyampaikan rasa syukur karena program ini berlanjut. Hal tu mengingat sebelumnya para santri di Ponpes Al Islam mendapat pelatihan pengolahan bambu oleh Yayasan Bambu Indonesia.
“Alhamdulillah setelah mendengar paparan konsep dan arah pengembangannya, kami mendapat angin segar dan harapan baru untuk pesantren, khususnya untuk program bambu ke depannya," tambahnya.
Baca juga:Melalui Lazisnu Jawa Timur, Unusa Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina Rp200 Juta
Program bambu yang diinisiasi Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) sendiri merupakan bagian dari Program Adaro Santri Sejahtera (PASS) di Ponpes Al Islam Kambitin.