home wirausaha syariah

Penjualan Seret, McDonald's Salahkan Perang Israel

Kamis, 08 Februari 2024 - 12:30 WIB
Restoran siap saji McDonalds menyalahkan perang Israel di Gaza, Palestina sebagai penyebab target penjualan tidak tercapai.
Restoran siap saji McDonald's menyalahkan perang Israel di Gaza, Palestina sebagai penyebab target penjualan tidak tercapai.

Keterpurukan ini terjadi setelah pelanggan di negara-negara Muslim memboikot McDonald's yang dinilai mendukung Israel.

McDonald's menyebut perang Israel di Gaza sebagai salah satu faktor penyebab raksasa makanan cepat saji itu gagal mencapai target penjualan kuartal pertamanya dalam hampir empat tahun.

CEO McDonald’s Chris Kempczinski mengatakan bahwa perang telah memberikan dampak yang mengecewakan terhadap penjualan di negara-negara Timur Tengah juga sejumlah negara mayoritas Muslim lain, seperti Malaysia dan Indonesia.

Baca juga:CEO McDonald's Akui Bisnisnya Terkena Dampak BoikotProduk Pro Israel

“Selama konflik ini, perang ini, masih berlangsung… kami tidak mengharapkan adanya perbaikan yang signifikan dalam hal ini,” kata Kempczinski dalam sebuah konferensi telepon, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (8/2/2024).

“Ini adalah tragedi kemanusiaan, apa yang terjadi, dan menurut saya hal itu membebani merek seperti kami.” lanjutnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
israel perang penjualan mcdonald’s
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya