Prof Zulkarnain Jadi Guru Besar Pertama di IAIN Takengon
Tim langit 7
Kamis, 22 Februari 2024 - 10:00 WIB
Rektor IAIN Takengon Zulkarnain dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Filsafat Pendidikan Islam.
Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon Zulkarnain dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Filsafat Pendidikan Islam. Pengukuhan ini berlangsung dalam sidang senat terbuka dipimpin Ketua Senat IAIN Takengon, Dr. Al Musanna M.Ag.
Prof. Zulkarnain dikukuhkan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama (Kemenag) Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi M.Ag. Dia menjadi guru besar pertama IAIN Takengon.
Orasi ilmiah Prof. Zulkarnain membahas Harmonisasi Filosofi dan Penentu Kontekstual Pendidikan untuk Penguatan Konsep Diri Bangsa Berkelanjutan.
Baca juga:Launching Ponpes Abdul Malik Fadjar, Muhadjir: Kehadiran Perguruan Harus Menginspirasi
“Sebagai seorang yang kini juga menjabat sebagai Rektor IAIN Takengon, saya terus berupaya untuk mengambil tanggung jawab sebagai pelopor dalam meningkatkan standar akademik di IAIN Takengon,” sebut Prof Zulkarnain.
Sebelum pengukuhan sebagai guru besar, Prof Zulkarnain dan istri mengikuti proses adat Gayo. Hal ini menunjukkan kesungguhan mereka dalam mengikuti jejak tradisi lokal.
Ketua Senat Dr. Al Musanna M.Ag berharap capaian akademik Prof Zulkarnain menjadi inspirasi bagi rekan-rekan di kampus IAIN Takengon dan PTKIN.
Prof. Zulkarnain dikukuhkan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama (Kemenag) Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi M.Ag. Dia menjadi guru besar pertama IAIN Takengon.
Orasi ilmiah Prof. Zulkarnain membahas Harmonisasi Filosofi dan Penentu Kontekstual Pendidikan untuk Penguatan Konsep Diri Bangsa Berkelanjutan.
Baca juga:Launching Ponpes Abdul Malik Fadjar, Muhadjir: Kehadiran Perguruan Harus Menginspirasi
“Sebagai seorang yang kini juga menjabat sebagai Rektor IAIN Takengon, saya terus berupaya untuk mengambil tanggung jawab sebagai pelopor dalam meningkatkan standar akademik di IAIN Takengon,” sebut Prof Zulkarnain.
Sebelum pengukuhan sebagai guru besar, Prof Zulkarnain dan istri mengikuti proses adat Gayo. Hal ini menunjukkan kesungguhan mereka dalam mengikuti jejak tradisi lokal.
Ketua Senat Dr. Al Musanna M.Ag berharap capaian akademik Prof Zulkarnain menjadi inspirasi bagi rekan-rekan di kampus IAIN Takengon dan PTKIN.