Tinjau Taylor Preston Limited, Wapres Pastikan Daging Sapi Wellington Halal
Nabil
Jum'at, 01 Maret 2024 - 15:00 WIB
Wapres K.H. Maruf Amin meninjau proses penyembelihan sapi di Taylor Preston Limited, Ngauranga Gorge, Wellington, Selandia Baru.
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin telah melakukan peninjauan proses penyembelihan sapi di Taylor Preston Limited, Ngauranga Gorge, Wellington, Selandia Baru. Hal ini dilakukan untuk memastikan kehalalan daging Wellington yang akan diekspor ke Indonesia.
Ma'ruf Amin mengatakan, salah satu komoditas perdagangan terbesar dari Selandia Baru ke Indonesia adalah daging sapi. Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar, Indonesia mensyaratkan sertifikasi halal bagi produk daging sapi dari Selandia Baru. Kehalalan tersebut mencakup kehalalan sejak proses penyembelihan hingga pengemasan.
Baca juga:Mau Wisata Spiritual Sekaligus Kuliner? Pergi Saja ke Grandwisata
"Saya baru melihat ini, melihat sapi dan daging halal di perusahaan Taylor Preston, yang salah satu produknya di ekspor ke Indonesia," ungkap Wapres dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (1/3/2024).
"Kami melihat pertama, bahwa [daging] itu memperoleh pengakuan halal dari beberapa lembaga halal di New Zealand (Selandia Baru) yang memperolehendorsementdari [sertifikasi] halal Indonesia," lanjutnya.
Wapres menambahkan, proses penjagalan dilakukan setelah sapi berkurang kesadarannya, kemudian disembelih manual oleh penjagal, selayaknya proses sembelih yang sesuai syariat Islam. Selanjutnya, sapi akan dikuliti dan dipotong-potong dengan bantuan mesin.
Ma'ruf Amin mengatakan, salah satu komoditas perdagangan terbesar dari Selandia Baru ke Indonesia adalah daging sapi. Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar, Indonesia mensyaratkan sertifikasi halal bagi produk daging sapi dari Selandia Baru. Kehalalan tersebut mencakup kehalalan sejak proses penyembelihan hingga pengemasan.
Baca juga:Mau Wisata Spiritual Sekaligus Kuliner? Pergi Saja ke Grandwisata
"Saya baru melihat ini, melihat sapi dan daging halal di perusahaan Taylor Preston, yang salah satu produknya di ekspor ke Indonesia," ungkap Wapres dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (1/3/2024).
"Kami melihat pertama, bahwa [daging] itu memperoleh pengakuan halal dari beberapa lembaga halal di New Zealand (Selandia Baru) yang memperolehendorsementdari [sertifikasi] halal Indonesia," lanjutnya.
Wapres menambahkan, proses penjagalan dilakukan setelah sapi berkurang kesadarannya, kemudian disembelih manual oleh penjagal, selayaknya proses sembelih yang sesuai syariat Islam. Selanjutnya, sapi akan dikuliti dan dipotong-potong dengan bantuan mesin.