home edukasi & pesantren

Literasi Keagamaan, MUI Jatim: Pergunakan Sebutan Kiai dan Gus yang Tepat

Senin, 04 Maret 2024 - 13:15 WIB
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH Moh Hasan Mutawakkil Allallah.Fotoist
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH Moh Hasan Mutawakkil Allallah mengingatkan masyarakat agar mempunyai pemahaman yang tepat soal literasi kegamaan. Karena sebutan yang kurang tepat, akan berakibat tak baik pada orang lain, bahkan pada institusi keagamaan.

"Ya, terutama kepada teman-teman jurnalis untuk literasi keagamaan ini, dengan menggunakan media untuk mengedukasi masyarakat," tutur Kiai Mutawakkil, Senin 4 Maret 2024.

Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo ini memberikan beberapa pokok penting. Misalnya, penggunaan istilah atau sebutan "gus" atau "kiai". Agar tidak digunakan nomenklatur keagamaan untuk konteks yang tidak pas. Seperti penyebutan Syamsudin dengan "gus", atau penggunakan kiai dan seterusnya.

Baca juga:Safari Ramadhan, MUI Himpun Donasi untuk Bantu Palestina

"Kami berharap, para jurnalis dan teman-teman wartawan memahami konsep konsep kunci keagamaan agar tidak salah memberitakan," tutur Kiai Mutawakkil Alallah, yang Mustasyar PWNU Jawa Timur.



Kasus Syamsudin dan Tukar Pasangan
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mui jatim literasi pemahaman keagamaan kiai panggilan gus
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya