home sosok muslim

Hanya Ngontel Saat Kuliah, Pemuda Ini Kini Bina Ratusan Penghafal Al-Qur'an

Sabtu, 04 September 2021 - 11:01 WIB
Ustadz Faiq Faizin bersama istrinya kini membina ratusan santri penghafal Al-Quran (foto: isitmewa)
Lahir dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan. Tubuhnya tidak besar, tapi otaknya encer. Sangat cerdas. Dia mampu mengkhatamkan Al-Qur’an dalam 106 hari atau 3,5 bulan saja. Namanya Muhammad Faiq Faizin, asal Padomasan Jombang, Jember, Jawa Timur.

Ustadz Faiq Faizin merupakan lulusan Fakultas Tarbiyah Prodi PAI Kampus Institut Agama Islam Al-Falah Assunniyah (INAIFAS) Jember angkatan 2011. Meski hidup pas-pasan sepeninggal sang ayah, namun ia tak surut tekad untuk melanjutkan pendidikan. Ia memilih bersepeda atau ngontel dari rumahnya di Padomasan menuju Kencong, Jember, Jawa Timur. Hal itu ia lakukan agar tidak membebani sang ibu yang menjadi tulang punggung saat suami meninggal dunia.

Masa-masa kuliah bukan perkara mudah. Saat kelelahan mengayuh sepeda ontel, ia mencari tumpangan gratis menuju kampus. Pernah terpikir untuk membeli sepeda motor. Namun niat itu ditepis. Alasannya simple, takut tidak bisa beli bensin.

Bermodal sedikit tabungan, ia bisnis kecil-kecilan jualan pulsa. Ia juga mengajar di beberapa sekolah. Hasil jerih payah itu ia tabung untuk biaya kuliah.

Namun siapa sangka, Ustadz Faiq kini menjadi pengasuh pesantren tahfidzul Qur’an di Kediri. Pesantren yang bernama PP Hamalatul Qur’an (PPHQ) itu terletak di Ringinagung, Kediri, Jawa Timur. Pesantren ini merupakan cabang dari PP Hamalatul Qur’an, Jogoroto Jombang yang diasuh KH Ainul Yaqin. Bagi masyarakat Tebuireng, Mbah Yaqin adalah sosok yang sangat popular.

Ustadz Faiq adalah murid Mbah Yaqin. Di kalangan santri PPHQ, Ustadz Faiq dikenal sebagai alumni yang memiliki kecerdasan tinggi. Saat lulus kuliah, ia menjadi santri PPHQ untuk menghafal Al-Qur’an. Dari situ ia mampu menghafal 30 juz dalam 3,5 bulan saja.

Pesantren yang kini diasuh Ustadz Faiq berdiri sejak 2018. Awalnya, Mbah Yaqin meminta Ustadz Faiq membuat brosur pendaftaran santri baru. Santri-santri baru itu rencananya akan ditempatkan di Desa Jarak Kulon, Jogoroto Jombang, Jawa Timur.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pondok pesantren ustadz hafidz al-quran
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya