Ramadhan Sebagai Bulan Transformasi-04
Tim langit 7
Kamis, 28 Maret 2024 - 05:00 WIB
Presiden Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali.Foto/ist
Shamsi Ali Al-Kajangi
Umat Islam meyakini bahwa Islam adalah agama yang mencakup segala aspek dan lini kehidupan manusia. Menyentuh kehidupan material-fisikal, batin-ruhiyah, hingg ke pemikiran dan intelektualitas.
Islam juga mencakup kehidupan individual (fardi) dan kolektif (jama’ai). Intinya Islam adalah agama yang “syamil, kaamil dan mutakaamil” (sempurna, lengkap dan saling melengkapi) sebagaimana sering diekspresikan oleh para ulama kita.
Lima: transformasi ‘aqliyah” (pemikiran).
Salah satu hal penting yang menjadi perhatian Islam adalah aspek “‘aqliyah” (pemikiran, intelektuliats dan keilmuan) manusia. Bahkan sesungguhnya sisi ini dalam anjaran Islam bahkan menjadi fondasi bagi semua segmen kehidupan. Bahkan keimanan (keyakinan) pun dalam pandangan Islam mutlak terbangun di atas keilmuan yang benar. Hanya dengan keilmuan yang benar, akidah dan implementasinya dalam ubudiyah dan mu’amalat akan benar dan diterima di sisi Allah SWT.
Baca juga:Turunnya Al Quran Jadi Transformasi dari Jahiliyah ke Masyarakat Modern
Di awal seri tulisan ini ditekankan bahwa ‘aqliyah (aspek pemikiran dan keilmuan) menjadi fondasi bagi terjadinya transformasi dalam segala aspek kehidupan manusia. Karena sesungguhnya esensi terpenting dari ‘aqliyah atau pemikiran ini adalah “mindset” (cara pandang) kemanusiaan kita. Dengan cara pandang yang benar akan terjadi upaya perubahan mendsar ke arah kehidupan yang benar pula. Hitam putihnya arah hidup (life orientation) pada umumnya diwarnai oleh cara pandang seseorang.
Umat Islam meyakini bahwa Islam adalah agama yang mencakup segala aspek dan lini kehidupan manusia. Menyentuh kehidupan material-fisikal, batin-ruhiyah, hingg ke pemikiran dan intelektualitas.
Islam juga mencakup kehidupan individual (fardi) dan kolektif (jama’ai). Intinya Islam adalah agama yang “syamil, kaamil dan mutakaamil” (sempurna, lengkap dan saling melengkapi) sebagaimana sering diekspresikan oleh para ulama kita.
Lima: transformasi ‘aqliyah” (pemikiran).
Salah satu hal penting yang menjadi perhatian Islam adalah aspek “‘aqliyah” (pemikiran, intelektuliats dan keilmuan) manusia. Bahkan sesungguhnya sisi ini dalam anjaran Islam bahkan menjadi fondasi bagi semua segmen kehidupan. Bahkan keimanan (keyakinan) pun dalam pandangan Islam mutlak terbangun di atas keilmuan yang benar. Hanya dengan keilmuan yang benar, akidah dan implementasinya dalam ubudiyah dan mu’amalat akan benar dan diterima di sisi Allah SWT.
Baca juga:Turunnya Al Quran Jadi Transformasi dari Jahiliyah ke Masyarakat Modern
Di awal seri tulisan ini ditekankan bahwa ‘aqliyah (aspek pemikiran dan keilmuan) menjadi fondasi bagi terjadinya transformasi dalam segala aspek kehidupan manusia. Karena sesungguhnya esensi terpenting dari ‘aqliyah atau pemikiran ini adalah “mindset” (cara pandang) kemanusiaan kita. Dengan cara pandang yang benar akan terjadi upaya perubahan mendsar ke arah kehidupan yang benar pula. Hitam putihnya arah hidup (life orientation) pada umumnya diwarnai oleh cara pandang seseorang.