Gapai Lailatul Qadar dengan 5 Amalan Berdasar Hadist
Esti setiyowati
Selasa, 02 April 2024 - 19:00 WIB
ilustrasi
Lailatul Qadar merupakan malam saat rahmat Allah Ta'ala turun sangat deras. Malam ini menjadi kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk menghidupkan sepertiga terakhir Ramadhan dengan memperbanyak ibadah.
Terdapat beberapa amalan untuk mendapatkan kemuliaan Lailatul Qadar. Umat Islam dianjurkan melaksanakan iktikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan untuk memperbesar potensi menggapai Lailatul Qadar.
Para ulama mengatakan malam Lailatul Qadar jatuh setiap malam ganjil dalam 10 hari terakhir Ramadhan dan malam-malam genap. Allah Ta'ala begitu merahasiakan Lailatul Qadar, sehingga setiap muslim dianjurkan menjemput malam istimewa itu dengan berbagai amalan baik.
Baca juga:Jangan Sia-Siakan, Perbanyaklah Ibadah di Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan
Berikut ini adalah kumpulan hadits Nabi yang menjelaskan keistimewaan malam-malam ini dan bagaimana Rasulullah serta para sahabat memburu Lailatul Qadar:
1. Mengencangkan ibadah bersama keluarga
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ
Terdapat beberapa amalan untuk mendapatkan kemuliaan Lailatul Qadar. Umat Islam dianjurkan melaksanakan iktikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan untuk memperbesar potensi menggapai Lailatul Qadar.
Para ulama mengatakan malam Lailatul Qadar jatuh setiap malam ganjil dalam 10 hari terakhir Ramadhan dan malam-malam genap. Allah Ta'ala begitu merahasiakan Lailatul Qadar, sehingga setiap muslim dianjurkan menjemput malam istimewa itu dengan berbagai amalan baik.
Baca juga:Jangan Sia-Siakan, Perbanyaklah Ibadah di Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan
Berikut ini adalah kumpulan hadits Nabi yang menjelaskan keistimewaan malam-malam ini dan bagaimana Rasulullah serta para sahabat memburu Lailatul Qadar:
1. Mengencangkan ibadah bersama keluarga
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ