Data Hilal Falakiyah PBNU untuk 1 Syawal 1445
Tim langit 7
Senin, 08 April 2024 - 07:00 WIB
ilustrasi
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) mengeluarkan data hilal awal Syawal 1445 H pada Rabu, 29 Ramadhan 1445 H bertepatan dengan 9 April 2024 Masehi.
Dirilis dari laporan “Hilal Awal Syawal 1445 H”, data LF PBNU meliputi ketinggian hilal, elongasi, waktu ijtima’, lama hilal, keadaan hilal, letak hilal, hingga matahari.
1. Ketinggian hilal
Tinggi hilal mari’e atau irtifa’a adalah busur yang ditarik tegak lurus dari ufuk toposentrik (mar’ie) menuju titik zenith hingga tepat berujung di pusat cakram bulan.
Tinggi hilal terkecil di Indonesia saat matahari terbenam pada Ahad, 29 Ramadhan 1445 H atau bertepatan 9 April 2024 M berada di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan dengan tinggi +4 derajat 52 menit, sedangkan parameter hilal terbesar terjadi di Kota Lhoknga, Provinsi Aceh dengan tinggi +7 derajat 28 detik.
Baca juga:Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri pada Rabu 10 April 2024
2. Elongasi
Dirilis dari laporan “Hilal Awal Syawal 1445 H”, data LF PBNU meliputi ketinggian hilal, elongasi, waktu ijtima’, lama hilal, keadaan hilal, letak hilal, hingga matahari.
1. Ketinggian hilal
Tinggi hilal mari’e atau irtifa’a adalah busur yang ditarik tegak lurus dari ufuk toposentrik (mar’ie) menuju titik zenith hingga tepat berujung di pusat cakram bulan.
Tinggi hilal terkecil di Indonesia saat matahari terbenam pada Ahad, 29 Ramadhan 1445 H atau bertepatan 9 April 2024 M berada di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan dengan tinggi +4 derajat 52 menit, sedangkan parameter hilal terbesar terjadi di Kota Lhoknga, Provinsi Aceh dengan tinggi +7 derajat 28 detik.
Baca juga:Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri pada Rabu 10 April 2024
2. Elongasi