Rais Aam PBNU Doakan Prabowo-Gibran Jadi Pemimpin Amanah dan Adil
Tim langit 7
Senin, 29 April 2024 - 07:00 WIB
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar mengapit Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat halal bihalal PBNU,
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar mengajak para pengurus NU untuk mendoakan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka agar senantiasa menjadi pemimpin yang amanah dan adil ke depan.
“Kita doakan beliau untuk bisa menjalankan amanah yang besar, yang berat, penuh tantangan ini, sukses,” katanya pada Halal Bihalal PBNU di halaman gedung PBNU, Jakarta, Ahad (28/4/2024).
Ulama asal Surabaya, Jawa Timur, itu mengutip perkataan Imam Ahmad bin Hanbal yang mengatakan, jika dirinya punya doa yang mustajab (terkabul), doa itu akan Kiai Miftach hadiahkan kepada pejabat, kepada pemerintah, pada penguasa.
Baca juga:KPU Resmi Tetapkan Prabowo-Gibran sebagai Pemenang Pilpres 2024
Karena, lanjut Kiai Miftach, kalau pemimpin didoakan dengan doa yang terkabul, lalu melaksanakan tugas dengan baik, maka yang merasakan adalah rakyat semuanya.
"Sebab, inti daripada kekuasaan tidak lain adalah kemaslahatan untuk rakyat. Jika maslahat untuk rakyat, maka itulah ruhnya para pemimpin," terang Kiai Miftach.
“Kita doakan beliau untuk bisa menjalankan amanah yang besar, yang berat, penuh tantangan ini, sukses,” katanya pada Halal Bihalal PBNU di halaman gedung PBNU, Jakarta, Ahad (28/4/2024).
Ulama asal Surabaya, Jawa Timur, itu mengutip perkataan Imam Ahmad bin Hanbal yang mengatakan, jika dirinya punya doa yang mustajab (terkabul), doa itu akan Kiai Miftach hadiahkan kepada pejabat, kepada pemerintah, pada penguasa.
Baca juga:KPU Resmi Tetapkan Prabowo-Gibran sebagai Pemenang Pilpres 2024
Karena, lanjut Kiai Miftach, kalau pemimpin didoakan dengan doa yang terkabul, lalu melaksanakan tugas dengan baik, maka yang merasakan adalah rakyat semuanya.
"Sebab, inti daripada kekuasaan tidak lain adalah kemaslahatan untuk rakyat. Jika maslahat untuk rakyat, maka itulah ruhnya para pemimpin," terang Kiai Miftach.