Pelatih Prancis Patrice Beaumelle Masuk Islam, Ucap Syahadat Usai Shalat Jumat
Esti setiyowati
Selasa, 30 April 2024 - 15:00 WIB
Pelatih sepakbola Prancis Herve Renard Patrice Beaumelle, yang melatih klub Mouloudia dAlger di liga sepak bola Aljazair sejak Maret 2023, masuk Islam.Foto/Pixabay/Khaled Hossain
Pelatih sepakbola Prancis Herve Renard Patrice Beaumelle, yang melatih klub Mouloudia d’Alger di liga sepak bola Aljazair sejak Maret 2023, masuk Islam.
Menurut laporan lokal, seperti dikutip Morocco World News, Selasa (30/4/2024), mantan asisten pelatih Herve Renard ini mengumumkan secara resmi perpindahan agamanya di masjid Djenane Mabrouk di El Harrach, pinggiran kota Aljir.
Beaumelle mengucapkan syahadat usai shalat Jumat. Dalam video yang viral, terlihat Beaumelle berada di masjid dan mengungkapkan kebahagiaan dan kehormatannya setelah masuk Islam.
Baca juga:Kisah Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri Mualaf dan Ucapkan Kalimat Syahadat
Spekulasi tentang perpindahan agama Beaumelle sendiri sudah beredar selama lebih dari sepekan sebelum pengumuman resminya.
Ketika ditanya tentang hal itu saat wawancara dengan Ennahar TV pada 15 April, Beaumelle tidak membenarkan atau membantah rumor tersebut. Dia menegaskan bahwa dia sendiri yang harus berbicara tentang keyakinannya.
Dia mengkritik penyebaran informasi pribadi tersebut tanpa persetujuannya dan menekankan hak privasinya.
Menurut laporan lokal, seperti dikutip Morocco World News, Selasa (30/4/2024), mantan asisten pelatih Herve Renard ini mengumumkan secara resmi perpindahan agamanya di masjid Djenane Mabrouk di El Harrach, pinggiran kota Aljir.
Beaumelle mengucapkan syahadat usai shalat Jumat. Dalam video yang viral, terlihat Beaumelle berada di masjid dan mengungkapkan kebahagiaan dan kehormatannya setelah masuk Islam.
Baca juga:Kisah Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri Mualaf dan Ucapkan Kalimat Syahadat
Spekulasi tentang perpindahan agama Beaumelle sendiri sudah beredar selama lebih dari sepekan sebelum pengumuman resminya.
Ketika ditanya tentang hal itu saat wawancara dengan Ennahar TV pada 15 April, Beaumelle tidak membenarkan atau membantah rumor tersebut. Dia menegaskan bahwa dia sendiri yang harus berbicara tentang keyakinannya.
Dia mengkritik penyebaran informasi pribadi tersebut tanpa persetujuannya dan menekankan hak privasinya.