home edukasi & pesantren

Peneliti Muda Unair Temukan Senyawa Penghambat Sel Kanker

Jum'at, 03 Mei 2024 - 07:00 WIB
Muhammad Ikhlas Abdjan, mahasiswa doktoral FST Unair (tengah) meraih Engineered Science pada International Conference on Innovative Discoveries and Advancements in Applied Sciences iDEAAS 2024
Peneliti muda Muhammad Ikhlas Abdjan, mahasiswa doktoral Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (Unair) menorehkan prestasi membanggakan.

Ikhlas -sapaan akrabnya- berhasil mengukir namanya di kancah internasional dalam meraih best paper award dari jurnal ternama “Engineered Science” pada International Conference on Innovative Discoveries and Advancements in Applied Sciences iDEAAS 2024 Universitas Mahsa, Kuala Lumpur Malaysia. Apresiasi langsung diberikan atas risetnya dalam penemuan senyawa obat untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.

Penelitiannya berhasil terpilih sebagai salah satu best paper award dari ratusan peneliti seluruh dunia. Ikhlas merupakan satu-satunya mahasiswa yang mengikuti ajang tersebut. Lantaran, rata-rata peserta merupakan seorang peneliti senior dan profesor yang sedang melakukan penelitian.

Baca juga:SNBT 2024, Pendaftar Prodi Vokasi Unair Tembus 37.990 Orang

Bukan hanya itu, riset yang berada di bawah bimbingan Prof Dr Nanik Siti Aminah M Si dan Prof Dr Alfinda Novi Kristanti DEA itu juga meraih penghargaan sebelumnya. Yaitu, masuk popular chemistry pada 2022, dan hot artikel koleksi tahun 2021 pada publisher ternama Royal society of Chemistry.

Penelitiannya yang berjudul Pharmacokinetic, DFT Modeling, Molecular Docking, and Molecular Dynamics Simulation Approaches: Diptoindonesin A as a Potential Inhibitor of Sirtuin-1 berhasil menarik mata dunia. Sebab, itu merupakan temuan baru berupa senyawa Diptoindonesin A yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

“Senyawa ini ditemukan oleh pembimbing saya Prof Nanik Siti Aminah. Namun, belum pernah diujikan pada enzim sirtuin-1. Karena itu, saya meneruskan penelitian ini guna menemukan inovasi baru untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dengan uji coba Diptoindonesin A dengan enzim sirtuin-1,” katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
universitas airlangga penelitian kanker inovasi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya