Gempa Bumi M5,2 Guncang Lumajang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Tim langit 7
Sabtu, 11 Mei 2024 - 06:58 WIB
ilustrasi
Gempa dengan kekuatan M5,3 mengguncang Lumajang Jawa Timur, Sabtu 11 Mei 2024, pukul 02.34 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
BMKG mengatakan pusat gempa di kedalaman 10 kilometer. Sementara itu, pusat gempa berada di laut 112 km Barat Daya Lumajang pada koordinat 9.13 Lintang Selatan – 113.06 Bujur Timur.
"Info Gempa Mag:5.2, 11-Mei-24 02:34:37 WIB, Lok:9.13 LS,113.06 BT (112 km BaratDaya LUMAJANG-JATIM), Kedlmn:10 Km" ungkap BMKG dalam keterangan resminya.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berlokasi di 116 km arah Barat Data Kota Lumajang.
Baca juga:Sosok Mbah Trimo, Dermawan yang Wakafkan 12 SPBU dan Cek Rp10 Miliar ke Muhammadiyah
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,15° LS ; 112,99° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada kedalaman 72 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun ( normal fault ),” ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.
BMKG mengatakan pusat gempa di kedalaman 10 kilometer. Sementara itu, pusat gempa berada di laut 112 km Barat Daya Lumajang pada koordinat 9.13 Lintang Selatan – 113.06 Bujur Timur.
"Info Gempa Mag:5.2, 11-Mei-24 02:34:37 WIB, Lok:9.13 LS,113.06 BT (112 km BaratDaya LUMAJANG-JATIM), Kedlmn:10 Km" ungkap BMKG dalam keterangan resminya.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berlokasi di 116 km arah Barat Data Kota Lumajang.
Baca juga:Sosok Mbah Trimo, Dermawan yang Wakafkan 12 SPBU dan Cek Rp10 Miliar ke Muhammadiyah
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,15° LS ; 112,99° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada kedalaman 72 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun ( normal fault ),” ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.