Gary Lineker Sebut Serangan Israel di Gaza sebagai Krisis Kemanusiaan Terburuk dalam Hidup
Esti setiyowati
Senin, 13 Mei 2024 - 18:00 WIB
Mantan pesepakbola Inggris Gary Lineker.Foto/Instagram/@garylineker
Mantan pesepakbola Inggris Gary Lineker terang-terangan mengutuk serangan Israel di Gaza dan menggambarkan krisis kemanusiaan yang terjadi di wilayah tersebut krisis terburuk dalam hidupnya.
Dilansir Anadolu Agency, Senin (13/5/2024), Lineker berbicara pada jurnalis Mehdi Hasan, tentang krisis kemanusiaan di Gaza.
“Sebenarnya persoalan ini bukan urusan saya secara langsung. Saya bukan Muslim. Saya bukan Yahudi. Saya bukan orang Israel. Saya bukan orang Palestina,".
Baca juga:Perluas Invasi Di Rafah, Israel Kirim Tank Tambahan Ke Jabalia Timur
"Jadi, saya melihat, saya berpikir jernih dari sudut pandang netral dan saya tidak dapat memikirkan hal terburuk apa pun yang pernah saya lihat dalam hidup saya, gambaran terus-menerus tentang anak-anak yang kehilangan nyawa mereka hari demi hari,” kata pembawa acara olahraga BBC ini.
Melalui wawancara tersebut, Lineker menekankan perspektif netralnya dan mengutuk pembungkaman kritik. Dia menolak tuduhan antisemitisme dan mendesak kesadaran akan kompleksitas konflik yang sedang berlangsung.
“Kita semua tahu bahwa insiden Hamas terjadi pada 7 Oktober. Tapi saat ini, begitu Anda bersuara menentang apa yang mereka (Israel) lakukan di sana, Anda dituduh sebagai pendukung Hamas atau semacamnya. Banyak lobi yang dilakukan agar masyarakat bungkam,” ujarnya.
Dilansir Anadolu Agency, Senin (13/5/2024), Lineker berbicara pada jurnalis Mehdi Hasan, tentang krisis kemanusiaan di Gaza.
“Sebenarnya persoalan ini bukan urusan saya secara langsung. Saya bukan Muslim. Saya bukan Yahudi. Saya bukan orang Israel. Saya bukan orang Palestina,".
Baca juga:Perluas Invasi Di Rafah, Israel Kirim Tank Tambahan Ke Jabalia Timur
"Jadi, saya melihat, saya berpikir jernih dari sudut pandang netral dan saya tidak dapat memikirkan hal terburuk apa pun yang pernah saya lihat dalam hidup saya, gambaran terus-menerus tentang anak-anak yang kehilangan nyawa mereka hari demi hari,” kata pembawa acara olahraga BBC ini.
Melalui wawancara tersebut, Lineker menekankan perspektif netralnya dan mengutuk pembungkaman kritik. Dia menolak tuduhan antisemitisme dan mendesak kesadaran akan kompleksitas konflik yang sedang berlangsung.
“Kita semua tahu bahwa insiden Hamas terjadi pada 7 Oktober. Tapi saat ini, begitu Anda bersuara menentang apa yang mereka (Israel) lakukan di sana, Anda dituduh sebagai pendukung Hamas atau semacamnya. Banyak lobi yang dilakukan agar masyarakat bungkam,” ujarnya.