home sosok muslim

Suka Duka Firman Filani, 12 Tahun Bimbing ODGJ Belajar Al-Qur'an

Jum'at, 17 Mei 2024 - 10:00 WIB
Firman Filani saat mengajar ngaji ODGJ, Rabu (15/5/2024) di Padepokan Tahfidhul Quran Ibnu Rusydi di Dusun Nglaban, Desa Bendet, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. (Foto: NU Online
Firman Filani (30) adalah seorang penghafal Al-Qur'an (hafiz). Sehari-hari mengurusi dan mengajar Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) untuk belajar Al-Qur'an. Selama membina mereka, ia telah berkali-kali mendapatkan serangan fisik ketika bekerja.

Pria ini sehari-hari bekerja sebagai pengurus Padepokan Tahfidhul Quran Ibnu Rusydi di Dusun Nglaban, Desa Bendet, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Ia juga mengajarkan membaca Al-Qur'an kepada santri ODGJ selama 12 tahun sejak lulus madrasah aliyah tahun 2012.

"Tidak mudah memimpin dan membina puluhan ODGJ. Saya pernah kena pukul juga," jelas Firman dikutip dari NU Online, Jumat (17/5/2024). Firman bercerita, ia sudah mengabdi di Padepokan Ibnu Rusydi sejak 2012 hingga sekarang. Sebagai guru dan penghafal Al-Qur'an, kehadiran Firman sangat diandalkan dalam mengelola puluhan ODGJ.

Baca juga:Kisah Cecep Abdullah Keliling Kampung Bersih-Bersih Tempat Wudhu dan Toilet Masjid

Sepanjang mengabdi, ia telah bertemu dengan berbagai tipe ODGJ, mulai gangguan mental ringan hingga depresi berat. Ada juga pecandu narkoba dan gangguan ilmu hitam.

"Kejadian tidak terlupakan yaitu ketika saya memimpin shalat jamaah, terus jamaahnya yang ODGJ malah asyik bertengkar," kata alumnus Pascasarjana Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng ini.

ODGJ berhak hidup normal Alasan Firman bertahan untuk mau terus mengurus santri ODGJ karena tidak tega melihat ada hamba Allah diperlukan tidak manusiawi. Baginya, bagaimanapun kekurangan ODGJ, mereka tetaplah manusia yang butuh perhatian.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
gangguan jiwa al quran firman filani, jombang
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya