Block Out 2024, Taylor Swift Kehilangan 300 Ribu Followers
Lusi mahgriefie
Senin, 27 Mei 2024 - 12:00 WIB
Aksi block out memberi efek terhadap selebriti dunia. Salah satunya, Taylor Swift kehilangan 300 ribu followers.Foto/Forbes
Aksi block out telah berlangsung kurang lebih dua pekan namun aksi blockout memberi efek yang signifikan terhadap sejumlah selebriti dunia. Salah satunya, Taylor Swift.
Meskipun pemblokiran dimulai hanya beberapa hari yang lalu dan jumlah orang yang memblokir akun tertentu tidak terlihat, selebriti mulai kehilangan pengikut.
Seperti dilaporkan NPR pada hari Sabtu, Taylor Swift kehilangan sekira 300.000 pengikut di TikTok, dan sekira 50.000 pengikut di Instagram selama seminggu terakhir.
Baca juga:Viral Tren Block Out Selebritas Dunia yang Bungkam Soal Palestina
Selebritas lain yang masuk daftar blokir termasuk aktor Israel dan mantan tentara Gal Gadot, tokoh media dan sosialita Amerika Kim Kardashian, aktor Amerika Zendaya dan Noah Schnapp; Penyanyi Inggris Harry Styles.
Sebelum kampanye blockout (memblokir) viral, sudah ada gerakan online untuk berhenti mengikuti (unfollow) akun beberapa selebritas.
Eddy Borges-Rey, seorang profesor di Universitas Northwestern di Qatar mengatakan, efek berhenti mengikuti terhadap audiens selebriti secara keseluruhan dan metrik keterlibatannya sangat minim. Karya penelitian Borges-Rey meneliti media sosial dan algoritma.
Meskipun pemblokiran dimulai hanya beberapa hari yang lalu dan jumlah orang yang memblokir akun tertentu tidak terlihat, selebriti mulai kehilangan pengikut.
Seperti dilaporkan NPR pada hari Sabtu, Taylor Swift kehilangan sekira 300.000 pengikut di TikTok, dan sekira 50.000 pengikut di Instagram selama seminggu terakhir.
Baca juga:Viral Tren Block Out Selebritas Dunia yang Bungkam Soal Palestina
Selebritas lain yang masuk daftar blokir termasuk aktor Israel dan mantan tentara Gal Gadot, tokoh media dan sosialita Amerika Kim Kardashian, aktor Amerika Zendaya dan Noah Schnapp; Penyanyi Inggris Harry Styles.
Sebelum kampanye blockout (memblokir) viral, sudah ada gerakan online untuk berhenti mengikuti (unfollow) akun beberapa selebritas.
Eddy Borges-Rey, seorang profesor di Universitas Northwestern di Qatar mengatakan, efek berhenti mengikuti terhadap audiens selebriti secara keseluruhan dan metrik keterlibatannya sangat minim. Karya penelitian Borges-Rey meneliti media sosial dan algoritma.