Serangan Israel di Jalur Gaza Tewaskan 40 Orang, Angka Kematian Tembus 36.479
LANGIT7.ID-, Palestina- - Invasi militer Israel di Jalur Gaza telah menewaskan setidaknya 36.479 warga Palestina dan melukai 82.777 orang sejak 7 Oktober, demikian dikatakan kementerian kesehatan daerah kantong Palestina tersebut.
Empat puluh warga Palestina telah tewas dan 150 luka-luka dalam 24 jam terakhir, kata kementerian dalam sebuah pernyataan.
Untuk mengurangi jumlah korban tersebut, Sekelompok ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyerukan kepada semua negara untuk mengakui negara Palestina guna memastikan perdamaian di Timur Tengah.
Seruan ini datang kurang dari seminggu setelah Spanyol, Irlandia, dan Norwegia secara resmi mengakui negara Palestina, yang memicu kemarahan dari Israel, yang semakin merasa terisolasi setelah hampir delapan bulan perang di Gaza.
Para ahli, termasuk Pelapor Khusus PBB tentang situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina, mengatakan pengakuan negara Palestina merupakan pengakuan penting atas hak-hak rakyat Palestina dan perjuangan mereka menuju kebebasan dan kemerdekaan.
"Ini adalah prasyarat untuk perdamaian yang langgeng di Palestina dan seluruh Timur Tengah - dimulai dengan deklarasi segera gencatan senjata di Gaza dan tidak ada lagi inasi militer ke Rafah," kata mereka.
"Solusi dua negara tetap menjadi satu-satunya jalan yang disepakati secara internasional menuju perdamaian dan keamanan bagi Palestina dan Israel serta jalan keluar dari siklus generasi kekerasan dan kebencian."