home masjid

Keutamaan Zulhijah: Tiap Kebaikan Dilipatgandakan Pahalanya

Rabu, 05 Juni 2024 - 09:00 WIB
ilustrasi
Zulhijah merupakan bulan suci yang datang hanya dua bulan setelah Ramadan. Pada bulan ini terdapat pahala berlipat ganda untuk setiap amal kebaikan. Allah SWT bahkan bersumpah demi sepuluh hari pertama Zulhijah dalam Al-Qur’an (QS. Al Fajr: 2).

Nabi Muhammad Saw juga menganjurkan kita untuk meningkatkan bacaan tahlil (La ilaha illa Allah), takbir (Allahu akbar), dan tahmid (Alhamdulillah), serta lebih sering mengingat Allah.

Zulhijah penting karena semua amal baik seperti haji, puasa, sedekah, dan salat digabungkan dalam sepuluh hari ini, sesuatu yang tidak terjadi di waktu lain. Seperti halnya Ramadan yang memiliki malam Lailatul Qadar, Zulhijah memiliki Hari Arafah. Kedua momen spesial ini ditandai dengan pengampunan dan rahmat luar biasa dari Allah kepada hamba-Nya.

Baca juga:Amalan yang Disyariatkan di 10 Hari Awal Bulan Dzulhijah

Dalam sebuah hadis disebutkan: “Tidak ada hari di mana amal salih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari dari bulan Zulhijah.” Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?” Beliau menjawab, “Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun.” (HR. Bukhari).

Namun, dengan segala keutamaan yang disebutkan, banyak dari kita masih belum merasakan keistimewaan Zulhijah sebagaimana saat Ramadan. Mungkin salah satu alasannya adalah selama Ramadan, ada banyak aspek komunal dalam ibadah kita. Kita berkumpul bersama untuk baca Al Quran, tarawih, dan buka puasa. Sebaliknya, ibadah selama Zulhijah lebih banyak dilakukan secara individu, menghabiskan waktu sendirian, merenungkan, dan mengingat Allah.

Karena itu, mari kita manfaatkan momen Zulhijah ini secara maksimal, meskipun tidak sedang berhaji. Kita dapat melaksanakan puasa sunah pada tanggal 1 hingga 9 Zulhijah. Hal ini ditegaskan dalam hadis: “Dari Hunaidah ibn Khalid, dari istrinya, dari salah seorang istri Nabi saw (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw melakukan puasa pada sembilan hari bulan Zulhijah, hari Asyura, tiga hari setiap bulan, dan hari Senin dan Kamis pertama setiap bulan” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
dzulhijjah keutamaan pahala besar kebaikan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya