home sports

Alcaraz Kalahkan Sinner Dalam Duel Menegangkan, di Final Bertemu Zherev

Sabtu, 08 Juni 2024 - 06:45 WIB
Alcaraz Kalahkan Sinner Dalam Duel Menegangkan, di Final Bertemu Zherev
LANGIT7.ID-Paris; Seperti yang diduga sebelumnya, seluruh mata dunia menyaksikan pertarungan dua pemain muda berbakat; Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner, untuk melihat siapa yang terbaik di pertandingan semifinal Perancis terbuka. Dan, ternyata yang terbaik adalah Alcaraz. Petenis Spanyol ini melaju ke final Roland Garros pertamanya pada hari Jumat ketika ia secara definitif mengalahkan Jannik Sinner dari Italia 2-6, 6-3, 3-6, 6-4, 6-3 dalam semifinal yang menegangkan di Paris. Dan di final, Alcaraz akan menghadapi petenis Jerman, Alexander Zherev yang menang lebih mudah melawan petenis Norwegia, Casper Ruud dengan score akhir 2-6, 6-2, 6-4, 6-2.

Dalam salah satu pertandingan yang paling dinanti tahun ini, baik Alcaraz maupun Sinner berjuang untuk menemukan level terbaik mereka di dua set pembuka. Dengan pertandingan yang berjalan imbang di satu set, Alcaraz tampak mendapatkan kendali ketika Sinner mengalami kram tangan saat kedudukan 2-2 di set ketiga. Petenis Italia itu secara teratur melepaskan tangannya di antara poin dan meskipun kecepatan servisnya menurun pada pertandingan tersebut, ia menyelamatkan empat break point untuk bertahan pada servis sebelum ia menerima perawatan pada kedudukan 3-2.

Sinner keluar melanjutkan permainan untuk segera mematahkan servis Alcaraz dan mempertahankan servisnya untuk terus maju. Namun Alcaraz menolak menyerah pada kuarter keempat, kedua pemainnya memukul bola dengan timing yang tepat dan mudah. Dengan sedikit perbedaan, pemain peringkat 3 dunia Alcaraz menemukan lebih banyak kualitas dan intensitas dalam permainannya di akhir set keempat untuk memenangkannya dan memaksakan penentuan.

Petenis berusia 21 tahun itu kemudian menghasilkan momen-momen ajaib pada set kelima yang berlangsung seru. Alcaraz dengan mudah mematahkan servis Sinner lebih awal dengan pukulan forehand yang keras. Alcaraz mengambil kendali dan menolak membiarkan Sinner bangkit, sehingga memastikan kemenangan besar pada match point ketiganya setelah empat jam 10 menit. Alcaraz, yang mencetak 65 pemenang dan Sinner 39, mengangkat tangannya ke udara dan menerima tepukan tangan penonton setelah memastikan kemenangannya.

“Anda harus menemukan kegembiraan dalam penderitaan,” kata Alcaraz setelah kemenangannya melawan Sinner, yang meraih dua poin lebih banyak dari pemain Spanyol itu pada pertandingan tersebut (147-145). "Itulah kuncinya, terlebih lagi di lapangan tanah liat Roland Garros. Reli panjang, pertandingan empat jam, lima set. Anda harus berjuang, Anda harus menderita, tetapi seperti yang saya katakan kepada tim saya, Anda harus menikmati penderitaan," ujar Alcaraz yang makin flamboyan, sehingga pennton yang memadati stadion seperti lebih berpihak kepada Alcaraz yang mulai disebut sebut sebagai penerus tahta Rafael Nadal yang dijuluki raja tanah liat ( the king of clay).

Dengan kemenangan ketiganya di Top 5 musim ini, Alcaraz meningkat menjadi 5-4 melawan Sinner di seri Lexus ATP Head2Head yang terus berkembang dari pasangan tersebut.

“Pertandingan tersulit yang pernah saya mainkan dalam karier singkat saya adalah melawan Sinner,” kata Alcaraz. "AS Terbuka pada tahun 2022, dan yang Perancis Terbuka ini. Sinner adalah pemain hebat. Tim yang ia miliki juga dan kerja keras yang ia lakukan setiap hari dan saya berharap bisa memainkannya lebih banyak lagi dalam pertandingan seperti ini melawannya. Salah satu pertandingan terberat yang pernah saya mainkan pastinya," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya