Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 06 Agustus 2026
home global news detail berita

Kepala BGN Copot Ratusan Kepala SPPG, Menyusul 707 Orang Keracunan MBG di Semarang

lusi mahgriefie Kamis, 06 Agustus 2026 - 08:34 WIB
Kepala BGN Copot Ratusan Kepala SPPG, Menyusul 707 Orang Keracunan MBG di Semarang
Kepala BGN Sudaryono. Foto: dok. BGN
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dalam menjaga kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pada 3 Agustus 2026, sebanyak 137 Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah di Indonesia dicopot dari jabatannya.

"Dan per hari ini (3/8), saya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional telah mencopot 137 Kepala Dapur di seluruh Indonesia yaitu di Jawa Barat, lampung, Jawa Timur, Sumatera Utara, Banten dan Jawa Tengah termasuk yang kemarin dapurnya yang di Semarang yang menimbulkan keracunan di SMK Negeri 6 Semarang," kata Kepala BGN, Sudaryono beberapa waktu lalu, dikutip Kamis (6/8/2026).

Mas Dar, begitu biasa disapa, menjelaskan bahwa pencopotan tersebut dilakukan terhadap kepala SPPG yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin maupun memiliki rekam jejak kasus yang bertentangan dengan standar operasional dan integritas pelaksanaan Program MBG.

Baca juga: 707 Orang di Semarang Keracunan MBG, Kepala BGN Tegaskan Zero Tolerance terhadap Insiden Ini

Ia beralasan bahwa tindakan pencopotan tersebut merupakan bentuk disiplin organisasi terhadap berbagai pelanggaran yang ditemukan di lapangan, mulai dari kasus keracunan hingga penyimpangan dalam pengelolaan keuangan.

"Yang jelas kami zero toleran terhadap keracunan, zero toleran terhadap tindakan korupsi, hengki pengki, ngentik uang, dan lain-lain itu kita zero toleran, dan kami telah menyiapkan suatu sistem mekanisme di mana trust is good, tapi control is better," tegasnya.

Sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola, BGN juga tengah mengembangkan sistem pengawasan berbasis digital yang memungkinkan seluruh proses operasional di dapur dapat dipantau secara sistematis.

Selain memperkuat sistem pengawasan internal, BGN juga berkomitmen meningkatkan transparansi kepada publik melalui penyediaan informasi yang mudah diakses oleh para pemangku kepentingan, khususnya orang tua, sekolah, serta pemerintah daerah.

"Sebagaimana janji saya setelah saya dilantik adalah bagaimana menyediakan informasi yang terbuka kepada pihak-pihak terkait khususnya orang tua, kemudian dinas kesehatan, dinas pendidikan, termasuk guru, kepala sekolah itu mendapatkan informasi bahwa anaknya diberi menu makan apa oleh negara di hari ini, hari kemarin, hari esok, dan rencananya apa, kandungan gisinya apa, kemudian menu tadi itu dimasak di SPPG mana, kepala SPPG-nya siapa, dan ada keluhan apa, sehingga kita bisa lihat," kata Mas Dar.

Baca juga: Kepala BGN Kembalikan Uang Negara Rp311 Miliar, Hasil Temuan Anomali Rekening 414 SPPG

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 707 orang yang terdiri dari 693 siswa dan 14 guru SMKN 6 Semarang diduga mengalami keracunan massal pada akhir Juli 2026 setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebagian besar korban mengalami pusing, mual, muntah, dan diare, dengan belasan orang sempat dirawat di rumah sakit dan kini sudah mulai membaik atau kembali pulang.

Saat ini korban tengah mendapat perawatan medis. Sejumlah rumah sakit yang merawat 707 korban, di antaranya RS Permata Medika, RS Bhakti Tamtama, dan RS Pantiwilasa Citarum. Kunjungan tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah menyusul insiden yang menimpa ratusan siswa dan guru di SMK Negeri 6 Semarang.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 06 Agustus 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan