Kepala BGN Sudaryono mengatakan, secara keseluruhan program MBG sebenarnya tidak ada masalah. Sorotan yang bersifat negatif terhadap MBG hanyalah ramai di media sosial (medsos) saja. Ditambah guru, murid, wartawan dan pihak lainnya yang bersuara di medsos.
Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dalam menjaga kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ratusan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah di Indonesia dicopot dari jabatannya.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan komitmennya untuk menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap insiden keamanan pangan, maupun praktik penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Badan Gizi Nasional telah melakukan penyisiran menyeluruh terhadap ribuan rekening virtual account (VA) yang digunakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hasilnya, BGN menemukan lebih dari Rp311 miliar, dan telah dikembalikan ke kas negara.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan tanggapannya pasca putusan MK yang menyatakan anggaran MBG harus dipisah dari anggaran pendidikan. Dia memastikan Program MBG berjalan optimal sesuai ketentuan yang berlaku.
Sudaryono yang telah dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dipastikan tidak akan rangkap jabatan. Ia akan melepas jabatan sebelumnya yakni Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).
Sudaryono telah resmi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri. Sebelumnya, Sudaryono menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) sekaligus menjabat Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.