LANGIT7.ID-, Jakarta - - Nama Sudaryono kemarin, Rabu (22/7) menjadi perbincangan hangat terkait penunjukkan dirinya sebagai Kepala
Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri. Sebelumnya, Sudaryono menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) sekaligus menjabat Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.
Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai
Kepala BGN pada Rabu (22/7) sore.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono akan dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu sore.
Menurut keterangan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Presiden memilih Sudaryono karena sejak awal terlibat dalam penyusunan konsep dan pembahasan teknis Program Makan Bergizi Gratis.
"Sejak awal mengikuti konsep dari dilahirkannya program Makan Bergizi Gratis ini, beliau juga bersama-sama kami berdiskusi dan menggagas bagaimana teknis pelaksanaan program tersebut," ujarnya saat jumpa pers di Istana Kepresidenan RI, Jakarta.
Baca juga: Baru 1,5 Bulan Menjabat Kepala BGN, Nanik S Deyang Mendadak Mengundurkan DiriSelain itu, pengalaman Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian dinilai menjadi nilai tambah karena pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berkaitan erat dengan penyediaan bahan baku pangan.
Selama ini, lanjut Prasetyo, Kementerian Pertanian menjadi bagian dari ekosistem penyediaan bahan pangan bagi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis sehingga pengalaman Sudaryono dinilai mendukung pelaksanaan tugasnya sebagai Kepala BGN.
Profil SudaryonoSudaryono atau yang dikenal dengan sebutan Mas Dar lahir di Grobogan, 23 Januari 1985.
Mengutip laman resmi sudaryono.id, tempat kelahirannya di sebuah dusun bernama Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh.
Dia merupakan anak semata wayang dari Yahyo, ayahnya, dan Suwarni, ibunya. Ayahnya berprofesi sebagai petani.
Sudaryono merupakan lulusan kampus ternama di Jepang, yakni National Defense Academy of Japan pada 2004-2009. Dia mendapatkan program beasiswa untuk kuliah di Negeri Sakura tersebut.
Baca juga: Presiden Telah Setujui Pengunduruan Diri Nanik dari Jabatan Kepala BGNKarir politik Sudaryono dimulai tahun 2010 seusai menempuh pendidikan di Jepang. Ia pulang ke Indonesia dan menjadi asisten pribadi (aspri) Pak Prabowo Subianto, Ketum Parpol Gerindra. Kemudian pada 2020 menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen Gerindra), sebelum kemudian terpilih menjadi ketua DPD Gerindra Jateng di usia 38 tahun.
Sebelumnya, dia aktif di banyak organisasi, seperti, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ketua Dewan Pembina DPP Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA), CEO Garuda TV, CEO PT Indonesian Defense and Security Technologies, dan banyak lagi.
Sementara untuk karir profesional, Sudaryono menjabat sebagai Corporate Secretary di Nusantara Energy di tahun 2014, kemudian dipercaya menjadi CEO Garuda TV pada 2018. Selanjutnya, ia juga menjadi CEO PT Nusantara Telematics System sejak 2019, dan Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma sejak 2020.
Ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) untuk periode 2025-2030. Sudaryono juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina DPN Tani Merdeka Indonesia.
(lsi)