Bolehkah Orang yang Berkurban Memotong Kuku & Rambut? Ini Hukumnya
Lusi mahgriefie
Senin, 10 Juni 2024 - 13:00 WIB
ilustrasi
Tidak lama lagi hari raya Idul Adha 1445 Hijriyah atau 2024 tiba. Mengingatkan bagi umat Islam yang berniat untuk berkurban, agar tidak memotong kuku dan rambut sebab hal tersebut dilarang.
Di bulan Dzulhijjah terdapat ibadah yang agung yaitu berqurban. Menurut mazhab Syafi'i, Hambali, dan Maliki hukum berkurban bagi orang Islam adalah sunnah muakkad bagi yang mampu dan makruh bagi mereka yang meninggalkan.
Sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw, dari Anas bin Malik ia berkata:
Rasulullah Saw berkurban dengan dua ekor kambing kibasy putih yang telah tumbuh tanduknya. Anas berkata: “Aku melihat beliau menyembelih dua ekor kambing tersebut dengan tangan beliau sendiri. Aku melihat beliau mennginjak kakinya di pangkal leher kambing itu. Beliau membaca basmalah dan takbir” (HR. Bukhari no. 5558 dan Muslim no. 1966).
Baca juga:Hukum dan Keutamaan Puasa 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Bagi umat Muslim yang berniat untuk qurban, terdapat anjuran untuk tidak memotong kuku dan rambut sejak memasuki tanggal 1 Dzulhijjah hingga pelaksanaan qurban. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Al-Hakim.
Rasulullah SAW bersabda, “Jika kalian telah menyaksikan hilal Dzulhijah (telah memasuki satu Dzulhijah) dan kalian ingin berqurban, maka hendaklah shohibul qurban membiarkan (tidak memotong) rambut dan kukunya”.
Di bulan Dzulhijjah terdapat ibadah yang agung yaitu berqurban. Menurut mazhab Syafi'i, Hambali, dan Maliki hukum berkurban bagi orang Islam adalah sunnah muakkad bagi yang mampu dan makruh bagi mereka yang meninggalkan.
Sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw, dari Anas bin Malik ia berkata:
Rasulullah Saw berkurban dengan dua ekor kambing kibasy putih yang telah tumbuh tanduknya. Anas berkata: “Aku melihat beliau menyembelih dua ekor kambing tersebut dengan tangan beliau sendiri. Aku melihat beliau mennginjak kakinya di pangkal leher kambing itu. Beliau membaca basmalah dan takbir” (HR. Bukhari no. 5558 dan Muslim no. 1966).
Baca juga:Hukum dan Keutamaan Puasa 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Bagi umat Muslim yang berniat untuk qurban, terdapat anjuran untuk tidak memotong kuku dan rambut sejak memasuki tanggal 1 Dzulhijjah hingga pelaksanaan qurban. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Al-Hakim.
Rasulullah SAW bersabda, “Jika kalian telah menyaksikan hilal Dzulhijah (telah memasuki satu Dzulhijah) dan kalian ingin berqurban, maka hendaklah shohibul qurban membiarkan (tidak memotong) rambut dan kukunya”.