Temui Grand Syekh Al-Azhar Mesir, MUI Jalin Kerja Sama Penguatan Dakwah
Tim langit 7
Rabu, 12 Juni 2024 - 13:50 WIB
Temui Grand Syekh Al-Azhar Mesir, MUI Jalin Kerja Sama Penguatan Dakwah
LANGIT7.ID-, Kairo- - KH M. Cholil Nafis, selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Ukhuwah dan Dakwah, melakukan pertemuan khusus dengan pemimpin tertinggi Institusi Al-Azhar Kairo Mesir, Grand Syekh Prof. Ahmed Thayeb.
Pertemuan yang berlangsung di Masyaikhah al-Azhar, Distrik Darasa, Kairo, Mesir, pada Selasa (12/6/2024) itu berlangsung dalam suasana keakraban. Dalam lawatan resmi ini, Kiai Cholil didampingi Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo, Dr. Abdul Mutaali.
Melalui kunjungannya, Kiai Cholil menyampaikan beberapa hal kepada Grand Syekh Al-Azhar, yaitu tentang kondisi umat Islam global dengan berbagai persoalannya dan kerangka untuk memajukan umat. Indonesia, dengan jumlah muslim yang besar, mempunyai potensi besar untuk memajukan peradaban umat.
Lebih lanjut, Kiai Cholil menyampaikan keinginan MUI untuk menjalin kerja sama intens dengan Al-Azhar, salah satunya adalah pelatihan dai dan mufti secara berkala.
Keinginan tersebut disambut baik oleh Grand Syekh Al-Azhar, Prof. Ahmed Thayeb. Dia menyatakan Al-Azhar terbuka dengan kerja sama tersebut dan meminta agar MUI segera berkirim surat sebagai tindak lanjut keseriusan rencana tersebut.
Dalam kesempatan ini pula, Grand Syekh menyampaikan dua pesan berharga untuk umat Islam, yaitu agar menekuni ilmu dan mengimbanginya dengan amal. Dia menekankan pentingnya ilmu dalam sendi-sendi bermasyarakat dan bernegara.
Namun demikian, dia menggarisbawahi bahwa ilmu saja tak cukup tetapi harus disertai dengan amal. Amal ini tidak bisa dilepaskan dari jati diri seorang mukmin (surat Maryam 96). Di akhir pesannya, Grand Syekh mengajak umat Islam untuk bersatu dan mengesampingkan perbedaan. “Jaga selalu kerukunan baik dengan umat seagama maupun dengan eksternal umat beragama, saya kagum dengan toleransi yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Pertemuan yang berlangsung di Masyaikhah al-Azhar, Distrik Darasa, Kairo, Mesir, pada Selasa (12/6/2024) itu berlangsung dalam suasana keakraban. Dalam lawatan resmi ini, Kiai Cholil didampingi Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo, Dr. Abdul Mutaali.
Melalui kunjungannya, Kiai Cholil menyampaikan beberapa hal kepada Grand Syekh Al-Azhar, yaitu tentang kondisi umat Islam global dengan berbagai persoalannya dan kerangka untuk memajukan umat. Indonesia, dengan jumlah muslim yang besar, mempunyai potensi besar untuk memajukan peradaban umat.
Lebih lanjut, Kiai Cholil menyampaikan keinginan MUI untuk menjalin kerja sama intens dengan Al-Azhar, salah satunya adalah pelatihan dai dan mufti secara berkala.
Keinginan tersebut disambut baik oleh Grand Syekh Al-Azhar, Prof. Ahmed Thayeb. Dia menyatakan Al-Azhar terbuka dengan kerja sama tersebut dan meminta agar MUI segera berkirim surat sebagai tindak lanjut keseriusan rencana tersebut.
Dalam kesempatan ini pula, Grand Syekh menyampaikan dua pesan berharga untuk umat Islam, yaitu agar menekuni ilmu dan mengimbanginya dengan amal. Dia menekankan pentingnya ilmu dalam sendi-sendi bermasyarakat dan bernegara.
Namun demikian, dia menggarisbawahi bahwa ilmu saja tak cukup tetapi harus disertai dengan amal. Amal ini tidak bisa dilepaskan dari jati diri seorang mukmin (surat Maryam 96). Di akhir pesannya, Grand Syekh mengajak umat Islam untuk bersatu dan mengesampingkan perbedaan. “Jaga selalu kerukunan baik dengan umat seagama maupun dengan eksternal umat beragama, saya kagum dengan toleransi yang ada di Indonesia,” ujarnya.