Guncangan Ganda: Gaza Dibombardir, Lebanon Memanas
Nabil
Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:04 WIB
Guncangan Ganda: Gaza Dibombardir, Lebanon Memanas
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Serangan Israel kembali menghantam Gaza pada hari Jumatusai pembicaraan gencatan senjata dengan militan Hamas tidak mengalami kemajuan dan ketegangan meningkat di perbatasan utara Israel dengan Lebanon.
Saksi mata melaporkan serangan di berbagai bagian Jalur Gaza pada pagi hari, terutama di bagian tengah.
Di Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di kota Deir al-Balah bagian tengah, orang-orang berkumpul di sekitar jenazah seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang meninggal selama pemboman kamp pengungsi Bureij di dekatnya.
Mengenakan singlet hitam, anak itu terbaring di lantai yang bernoda darah, dengan perban putih menutupi separuh bagian atas wajahnya, seperti yang terlihat dalam gambar AFP.
Militer Israel pada hari Jumat mengatakan pasukan terus melakukan operasi di Gaza tengah, di mana pesawat tempur telah menyerang sel militan dan "struktur militer" di daerah Zeitun.
Setelah proyektil ditembakkan dari Gaza utara ke Israel selatan pada Kamis malam, artileri dan pesawat menyerang lokasi peluncuran, kata tentara.
Perang dimulai setelah serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 7 Oktober ke Israel selatan yang mengakibatkan kematian 1.194 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.
Saksi mata melaporkan serangan di berbagai bagian Jalur Gaza pada pagi hari, terutama di bagian tengah.
Di Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di kota Deir al-Balah bagian tengah, orang-orang berkumpul di sekitar jenazah seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang meninggal selama pemboman kamp pengungsi Bureij di dekatnya.
Mengenakan singlet hitam, anak itu terbaring di lantai yang bernoda darah, dengan perban putih menutupi separuh bagian atas wajahnya, seperti yang terlihat dalam gambar AFP.
Militer Israel pada hari Jumat mengatakan pasukan terus melakukan operasi di Gaza tengah, di mana pesawat tempur telah menyerang sel militan dan "struktur militer" di daerah Zeitun.
Setelah proyektil ditembakkan dari Gaza utara ke Israel selatan pada Kamis malam, artileri dan pesawat menyerang lokasi peluncuran, kata tentara.
Perang dimulai setelah serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 7 Oktober ke Israel selatan yang mengakibatkan kematian 1.194 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.