PSSI Terus Bidik Pemain Diaspora, Kevin Diks dan Ole Romeny Kembali Jadi Sorotan
Nabil
Selasa, 18 Juni 2024 - 14:24 WIB
PSSI Terus Bidik Pemain Diaspora, Kevin Diks dan Ole Romeny Kembali Jadi Sorotan
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Persiapan Timnas Indonesia menuju putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia terus digeber. PSSI tak main-main dalam usaha memperkuat skuad Garuda, dengan membidik beberapa pemain keturunan Indonesia yang berpotensi memperkuat tim nasional.
Dua nama yang mencuat sebagai target utama PSSI adalah Kevin Diks dan Ole Romeny. Keduanya memiliki darah Indonesia dan dinilai bisa memberikan kontribusi signifikan bagi Timnas.
Kevin Diks, bek FC Copenhagen berusia 27 tahun, menjadi sorotan utama. Pemain yang memiliki darah Maluku dari ibunya ini belum mendapat panggilan dari Timnas Belanda. Situasi ini membuka peluang bagi PSSI untuk mengajaknya bergabung dengan Timnas Indonesia.
Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, dikabarkan telah mengonfirmasi upaya mendatangkan Diks. "Kevin Diks masih masuk radar dan sedang diusahakan," ujar Erick, seperti disampaikan pengamat sepakbola Ronny Pangemanan di YouTube Bung Ropan.
Sementara itu, Ole Romeny juga masuk daftar incaran PSSI. Striker FC Utrecht berusia 23 tahun ini dianggap bisa menjadi solusi lini depan Timnas Indonesia. Romeny, yang memiliki nenek asal Medan, dinilai punya potensi untuk memperkuat skuad asuhan Shin Tae-yong.
Meski demikian, proses naturalisasi kedua pemain ini masih dalam tahap negosiasi. PSSI telah membentuk tim khusus untuk berkomunikasi dengan para pemain incaran, termasuk Diks dan Romeny.
Langkah PSSI ini sejalan dengan visi membangun tim nasional yang memiliki kekuatan merata di setiap lini. Dengan hadirnya pemain-pemain berkualitas, mimpi Timnas Indonesia untuk tampil di ajang sepakbola tertinggi dunia bukan lagi sekadar angan-angan.
Dua nama yang mencuat sebagai target utama PSSI adalah Kevin Diks dan Ole Romeny. Keduanya memiliki darah Indonesia dan dinilai bisa memberikan kontribusi signifikan bagi Timnas.
Kevin Diks, bek FC Copenhagen berusia 27 tahun, menjadi sorotan utama. Pemain yang memiliki darah Maluku dari ibunya ini belum mendapat panggilan dari Timnas Belanda. Situasi ini membuka peluang bagi PSSI untuk mengajaknya bergabung dengan Timnas Indonesia.
Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, dikabarkan telah mengonfirmasi upaya mendatangkan Diks. "Kevin Diks masih masuk radar dan sedang diusahakan," ujar Erick, seperti disampaikan pengamat sepakbola Ronny Pangemanan di YouTube Bung Ropan.
Sementara itu, Ole Romeny juga masuk daftar incaran PSSI. Striker FC Utrecht berusia 23 tahun ini dianggap bisa menjadi solusi lini depan Timnas Indonesia. Romeny, yang memiliki nenek asal Medan, dinilai punya potensi untuk memperkuat skuad asuhan Shin Tae-yong.
Meski demikian, proses naturalisasi kedua pemain ini masih dalam tahap negosiasi. PSSI telah membentuk tim khusus untuk berkomunikasi dengan para pemain incaran, termasuk Diks dan Romeny.
Langkah PSSI ini sejalan dengan visi membangun tim nasional yang memiliki kekuatan merata di setiap lini. Dengan hadirnya pemain-pemain berkualitas, mimpi Timnas Indonesia untuk tampil di ajang sepakbola tertinggi dunia bukan lagi sekadar angan-angan.