Djokovic Menang Lagi, Swiatek dan Jabeur Tumbang
Tim langit 7
Ahad, 07 Juli 2024 - 05:39 WIB
Djokovic Menang Lagi, Swiatek dan Jabeur Tumbang
LANGIT7.ID-London; Petenis no 2 dunia, Novak Djokovic masih menunjukkan keperkasaannya dalam persaingan melawan petenis-petenis muda di tournament Wimbledon. Ini terbukti dalam penampilannya di putaran ketiga menghadapi petenis berusia 24 tahun asal Australia, Alexe Popyrin, Djokovic mampu melumpuhkan dalam permainan empat set dengan score akhir 4-6, 6-3, 6-4, 7-6.
Usai membuktikan keperkasaannya di akhir set keempat dengan tie break, Djokovic yang sudah mengoleksi 24 tropi grand slam ini, merayakan dengan memperagakan main biola dengan raket head-nya. Seolah olah petenis berusia 37 tahun ini mendapatkan kemenangan yang manis dan indah.
Menyaksikan Djokovic seperti bermain biola, keluarganya bersama tim pelatihnya yang ada di tribun VIP dibuat tertawa. Begitu pun para penonton yang memenuhi center court ikut terbawa tertawa atas ekspresi petenis asal Serbia ini.
Djokovic sangat berambisi untuk menambah tropi grand slam dari tournament Wimbledon di tahu 2024. Ia yang sudah mengoleksi 7 grand slam dari lapangan rumput ini, ingin bertekad bisa menambah gelarnya di Wimbledon. Djokovic ingin menyamai rekor petenis legend asal Swiss, Roger Federer, di mana petenis yang pensiun di usia 39 tahun ini, berhasil mengoleksi 8 gelar grand slam dari tournament Wimbledon.
Jika Djokovic berhasil menambah gelar grand slamnya dari Wimbledon, bukan saja ia berhasil menyamai tropi Roger Federer dari Wimbledon, tetapi ia akan membuat jarak makin jauh dalam persaingan petenis big three (Roger Federer, Rafael Nadal dan Djokovic). Roger sepanjang kariernya hingga pensiun, berhasil mengoleksi 20 gelar grand slam, sementara Rafael Nadal hingga sekarang sudah mengoleksi 22 tropi grand slamnya. Hanya, Nadal yang kini berusia 38 tahun belum menyatakan resmi pensiun. Djokovic, yang kini berusia 37 tahun sudah mengoleksi 24 gelar grand slam. Jika ambisinya menambah gelar dari Wimbledon berhasil, ia menjadi satu-satunya pemain tenis di dunia yang berhasil mengoleksi gelar grand slam terbanyak.
Potensi Djokovic menambah gelar masih terbuka, karena secara fisik masih mampu bersaing dengan generasi petenis baru yang kini diwakili Carlos Alcaras dan Jannik Sinner maupun petenis-petensi muda berbakat lainnya.
Usai kemenangan di putaran ketiga dengan menyingkirkan Popyrin, Djokovic akan melanjutkan perjuangannya merengkuh gelar grand slam melawan petenis asal Denmark yang juga masih sangat muda; Hulger Rune. Petenis berusia 21 tahun ini, juga sangat kompetitif, bahkan pernah mengalahkan Djokovic. Dari lima kali pertemuannya dengan Djokovic, Rune dua kali memenanginya. Salah satunya, Rune mengalahkan Djokovic di Perancis Terbuka pada 2022.
Usai membuktikan keperkasaannya di akhir set keempat dengan tie break, Djokovic yang sudah mengoleksi 24 tropi grand slam ini, merayakan dengan memperagakan main biola dengan raket head-nya. Seolah olah petenis berusia 37 tahun ini mendapatkan kemenangan yang manis dan indah.
Menyaksikan Djokovic seperti bermain biola, keluarganya bersama tim pelatihnya yang ada di tribun VIP dibuat tertawa. Begitu pun para penonton yang memenuhi center court ikut terbawa tertawa atas ekspresi petenis asal Serbia ini.
Djokovic sangat berambisi untuk menambah tropi grand slam dari tournament Wimbledon di tahu 2024. Ia yang sudah mengoleksi 7 grand slam dari lapangan rumput ini, ingin bertekad bisa menambah gelarnya di Wimbledon. Djokovic ingin menyamai rekor petenis legend asal Swiss, Roger Federer, di mana petenis yang pensiun di usia 39 tahun ini, berhasil mengoleksi 8 gelar grand slam dari tournament Wimbledon.
Jika Djokovic berhasil menambah gelar grand slamnya dari Wimbledon, bukan saja ia berhasil menyamai tropi Roger Federer dari Wimbledon, tetapi ia akan membuat jarak makin jauh dalam persaingan petenis big three (Roger Federer, Rafael Nadal dan Djokovic). Roger sepanjang kariernya hingga pensiun, berhasil mengoleksi 20 gelar grand slam, sementara Rafael Nadal hingga sekarang sudah mengoleksi 22 tropi grand slamnya. Hanya, Nadal yang kini berusia 38 tahun belum menyatakan resmi pensiun. Djokovic, yang kini berusia 37 tahun sudah mengoleksi 24 gelar grand slam. Jika ambisinya menambah gelar dari Wimbledon berhasil, ia menjadi satu-satunya pemain tenis di dunia yang berhasil mengoleksi gelar grand slam terbanyak.
Potensi Djokovic menambah gelar masih terbuka, karena secara fisik masih mampu bersaing dengan generasi petenis baru yang kini diwakili Carlos Alcaras dan Jannik Sinner maupun petenis-petensi muda berbakat lainnya.
Usai kemenangan di putaran ketiga dengan menyingkirkan Popyrin, Djokovic akan melanjutkan perjuangannya merengkuh gelar grand slam melawan petenis asal Denmark yang juga masih sangat muda; Hulger Rune. Petenis berusia 21 tahun ini, juga sangat kompetitif, bahkan pernah mengalahkan Djokovic. Dari lima kali pertemuannya dengan Djokovic, Rune dua kali memenanginya. Salah satunya, Rune mengalahkan Djokovic di Perancis Terbuka pada 2022.