Memahami Keutamaan Resepsi Pernikahan dalam Islam
Lusi mahgriefie
Senin, 08 Juli 2024 - 16:00 WIB
Ustadz Abi Makki
Resepsi dan pesta merupakan bagian dari rangkaian pernikahan yang biasa dilakukan masyarakat umum. Dalam Islam diajarkan bahwa sebaiknya diadakan resepsi pernikahan.
Kita ketahui usai menjalani serangkaian proses menuju pernikahan, dimulai dari ta’aruf kemudian khitbah dan dilanjutkan dengan akad, kurang lengkap apabila tidak ada walimatul ursy atau masyarakat umum biasa menyebut dengan istilah resepsi pernikahan.
Resepsi bisa dibilang menjadi proses paling akhir dari tahapan seseorang menjalani pernikahan.
Akad nikah sendiri, sunnah hukumnya untuk dilaksanakan di masjid, pada Jumat sore. Sebab bertepatan dengan waktu ditiupkannya ruh Nabi Adam As. Setelah itu barulah diadakan walimah atau resepsi.
Baca juga:Raih Berkah dengan Melangsungkan Akad Nikah Syari
Menurut Ustadz Abi Makki, resepsi tidak harus diadakan secara meriah. Sesuai sabda Rasulullah Saw, “Semoga Allah memberkahimu, selenggarakanlah walimah walaupun hanya dengan seekor kambing.”
“Pesta resepsi ini intinya bukan mencari kemewahan dalam segi makanan, acara dan lainnya. Melainkan hanya untuk pemberitahuan bahwa seseorang sudah menikah,” jelas Ustadz Abi Makki.
Kita ketahui usai menjalani serangkaian proses menuju pernikahan, dimulai dari ta’aruf kemudian khitbah dan dilanjutkan dengan akad, kurang lengkap apabila tidak ada walimatul ursy atau masyarakat umum biasa menyebut dengan istilah resepsi pernikahan.
Resepsi bisa dibilang menjadi proses paling akhir dari tahapan seseorang menjalani pernikahan.
Akad nikah sendiri, sunnah hukumnya untuk dilaksanakan di masjid, pada Jumat sore. Sebab bertepatan dengan waktu ditiupkannya ruh Nabi Adam As. Setelah itu barulah diadakan walimah atau resepsi.
Baca juga:Raih Berkah dengan Melangsungkan Akad Nikah Syari
Menurut Ustadz Abi Makki, resepsi tidak harus diadakan secara meriah. Sesuai sabda Rasulullah Saw, “Semoga Allah memberkahimu, selenggarakanlah walimah walaupun hanya dengan seekor kambing.”
“Pesta resepsi ini intinya bukan mencari kemewahan dalam segi makanan, acara dan lainnya. Melainkan hanya untuk pemberitahuan bahwa seseorang sudah menikah,” jelas Ustadz Abi Makki.