home lifestyle muslim

Mengenal Titik Kritis pada Kumys, Minuman Susu Fermentasi

Selasa, 09 Juli 2024 - 06:00 WIB
ilustrasi
Kumys atau kumiss adalah minuman dari susu kuda betina yang difermentasi secara tradisional. Minuman fermentasi ini banyak dikonsumsi masyarakat di wilayah Asia Tengah dan Rusia.

Susu fermentasi kuda betina memiliki rasa yang terbilang unik dan mengandung banyak manfaat bagi kesehatan. Meski berbahan dasar susu kuda, namun proses fermentasi kumys membuat minuman ini memberi hasil samping alkohol.

Lalu, apakah kumys atau koumis halal untuk dikonsumsi?

Manager Halal Auditor Management LPPOM, Ade Suherman, menjelaskan pembuatan kumys diawali dengan mencampur susu kuda yang segar dengan starter bakteri asam laktat.

Baca juga:Java Coffee Culture dan Festival Peneleh 2024 Dorong Optimalisasi Potensi Kopi Jawa

"Susu yang telah dicampur dengan starter ini kemudian dibiarkan untuk difermentasi selama beberapa hari. Proses fermentasi memungkinkan bakteri asam laktat untuk mengubah laktosa (gula dalam susu) menjadi asam laktat," terang Ade Suherman, dikutip laman LPPOM, Senin (8/7/2024).

Sementara pada fermentasi kumys secara modern, pembuatan starter asam laktat ini bisa saja menggunakan media mikrobiologi. Tujuannya untuk menstandarisasi hasil dan memastikan produktivitas yang tinggi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya