home global news

Suzuki Jimny Horizon: Edisi Spesial Perpisahan dengan Sentuhan Retro

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:09 WIB
Suzuki Jimny Horizon: Edisi Spesial Perpisahan dengan Sentuhan Retro
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Suzuki baru saja memperkenalkan edisi khusus Jimny LCV di Jerman. Mobil ini menjadi simbol perpisahan untuk off-roader mungil dalam bentuknya yang belum elektrifikasi. Suzuki Jimny Horizon yang hanya diproduksi 900 unit ini hadir dengan body kit dan paket aksesori lengkap.

Apa yang membuat Horizon berbeda dari Jimny standar? Ia punya gril bergaya retro dengan tulisan Suzuki, skid plate bergaya aluminium di bumper, side skirt senada, dan penutup ban cadangan berlogo Suzuki. Tak ketinggalan, mobil ini dilengkapi mud flap yang cocok dengan velg baja hitamnya.

Edisi spesial ini hanya tersedia dalam warna Medium Gray seperti yang terlihat di gambar, dipadu dengan stiker hitam. Paket aksesorinya termasuk tongkat derek yang bisa dilepas, cocok bagi yang ingin menggunakan off-roader rangka tangga ini untuk menarik beban.

Bagaimana dengan interiornya? Konfigurasi dua kursi dan lantai datar memungkinkan ruangbagasi hingga 863 liter.

Di balik kap mesin, masih ada mesin bensin 1,5 liter naturally-aspirated yang sudah familiar. Mesin ini menghasilkan tenaga 101 hp (75 kW / 102 PS) dan torsi 130 Nm. Khusus untuk Horizon, mesin empat silinder ini hanya bisa dipasangkan dengan transmisi manual, menyalurkan tenaga ke semua roda. Peraturan emisi lokal telah memaksa Suzuki hanya menawarkan Jimny dalam bentuk LCV di Eropa dan Inggris sejak 2021.

900 unit Suzuki Jimny Horizon kini tersedia di dealer-dealer Suzuki terpilih di Jerman. Harganya? €32.340 (sekitar Rp568 juta). Sebagai perbandingan, harga dasar Jimny di pasar Jerman adalah €29.490 (sekitar Rp519 juta dengan kurs saat ini).

Peningkatan ini akan memungkinkan Jimny memenuhi peraturan emisi ketat di Eropa dan tersedia sebagai kendaraan penumpang dengan kursi belakang. Selain itu, Suzuki telah mengonfirmasi bahwa versi listrik penuh dari Jimny sedang dalam pengembangan dan akan hadir sebelum tahun 2030.
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya