Grand Syekh Al-Azhar Prihatin Penindasan Rakyat Palestina
Tim langit 7
Kamis, 11 Juli 2024 - 15:00 WIB
Grand Syekh El-Tayeb pada forum Interfaith and Intercivilizational Reception yang digelar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Rabu (10/7/2024)
Grand Syekh Imam Besar Al-Azhar Ahmed El Tayeb prihatin terhadap krisis yang menimpa rakyat Palestina akibat perang dengan Israel.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara kunci Interfaith and Intercivilizational Reception for Grand Imam of Al-Azhar Syekh Ahmed El Tayeb di Ballroom Hotel Pullman Central Park, Jakarta pada Rabu (10/7/2024) yang digelar PBNU.
"Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Kita sebagai umat Islam menyaksikan hegemoni kekuatan digunakan secara brutal untuk memaksakan kehendak kepada orang lain," kata Syekh Ahmed El Tayeb.
Syekh El Tayeb juga mengungkapkan hegemoni kekuatan yang dimiliki oleh sekelompok pihak dan digunakan untuk menindas umat lain merupakan hal yang tidak pantas.
Baca juga:Moderasi Islam, Quraish Shihab Hadiahi Grand Syekh Al-Azhar Tafsir Al-Mishbah Berbahasa Inggris
"Kekuatan yang dipergunakan dengan tidak pantas tanpa mengindahkan nilai kemanusiaan dan persaudaraan. Inilah perbedaan kekuatan yang baik dan kekuatan zalim," tegas Syekh El Tayeb.
Menurut Grand Syekh, kebencian terhadap penindasan umat Palestina saat ini bukan hanya di kalangan timur, tetapi juga masyarakat barat. Belakangan ini selalu terlihat para pemuda dan mahasiswa di Barat aktif menyuarakan dan memperjuangkan keadilan bagi saudara-saudara di Gaza.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara kunci Interfaith and Intercivilizational Reception for Grand Imam of Al-Azhar Syekh Ahmed El Tayeb di Ballroom Hotel Pullman Central Park, Jakarta pada Rabu (10/7/2024) yang digelar PBNU.
"Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Kita sebagai umat Islam menyaksikan hegemoni kekuatan digunakan secara brutal untuk memaksakan kehendak kepada orang lain," kata Syekh Ahmed El Tayeb.
Syekh El Tayeb juga mengungkapkan hegemoni kekuatan yang dimiliki oleh sekelompok pihak dan digunakan untuk menindas umat lain merupakan hal yang tidak pantas.
Baca juga:Moderasi Islam, Quraish Shihab Hadiahi Grand Syekh Al-Azhar Tafsir Al-Mishbah Berbahasa Inggris
"Kekuatan yang dipergunakan dengan tidak pantas tanpa mengindahkan nilai kemanusiaan dan persaudaraan. Inilah perbedaan kekuatan yang baik dan kekuatan zalim," tegas Syekh El Tayeb.
Menurut Grand Syekh, kebencian terhadap penindasan umat Palestina saat ini bukan hanya di kalangan timur, tetapi juga masyarakat barat. Belakangan ini selalu terlihat para pemuda dan mahasiswa di Barat aktif menyuarakan dan memperjuangkan keadilan bagi saudara-saudara di Gaza.