Politik Islam: Mengapa Gelombang Konservatisme Agama Meningkat di Malaysia Namun Surut di Indonesia
Tim langit 7
Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:41 WIB
Politik Islam: Mengapa Gelombang Konservatisme Agama Meningkat di Malaysia Namun Surut di Indonesia
LANGIT7.ID-KOTA BHARU, Kelantan: Di pasar pusat yang ramai di Kuala Terengganu, penjual kerupuk Mdm Raqiah Abdullah membuka-buka halaman Al-Qur'an - kitab suci umat Islam - sambil duduk di bangku reyot.
Alquran dibungkus kain hijau dengan lingkaran putih di tengahnya - bendera partai konservatif Parti Islam Se-Malaysia (PAS).
"Kami umat Islam, jadi tugas kami mendukung PAS,” kata pria berusia 69 tahun itu.
“Saya pikir jika kita ingin menjadi umat Islam yang baik, di dunia dan di akhirat, kita harus mengikuti ajaran PAS dan para pemimpinnya, seperti Tok Guru Hadi,” kata Mdm Raqiah, mengacu pada presiden PAS Abdul Hadi Awang, seorang ulama terkenal. yang telah memimpin partai tersebut selama lebih dari dua dekade.
Nyonya Raqiah adalah pendukung setia partai Islam. Namun, ia mengatakan bahwa di kalangan komunitasnya di Kuala Terengganu, dukungan terhadap PAS baru menjadi populer dan mainstream dalam lima tahun terakhir ini.
Para pengamat mencatat bahwa pergeseran dukungan ini disebabkan oleh masalah dalam partai tertua Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) dan kasus korupsi di kalangan pimpinannya, seperti skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang melibatkan mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak.
Sebelumnya, persaingan UMNO dan PAS di Terengganu sangat sengit - terdapat masjid, desa, bahkan tempat makan yang berbeda-beda untuk pendukung masing-masing partai. Tapi sekarang sepertinya hampir semua orang bersatu mendukung PAS, Alhamdulillah,” ujarnya.
Alquran dibungkus kain hijau dengan lingkaran putih di tengahnya - bendera partai konservatif Parti Islam Se-Malaysia (PAS).
"Kami umat Islam, jadi tugas kami mendukung PAS,” kata pria berusia 69 tahun itu.
“Saya pikir jika kita ingin menjadi umat Islam yang baik, di dunia dan di akhirat, kita harus mengikuti ajaran PAS dan para pemimpinnya, seperti Tok Guru Hadi,” kata Mdm Raqiah, mengacu pada presiden PAS Abdul Hadi Awang, seorang ulama terkenal. yang telah memimpin partai tersebut selama lebih dari dua dekade.
Nyonya Raqiah adalah pendukung setia partai Islam. Namun, ia mengatakan bahwa di kalangan komunitasnya di Kuala Terengganu, dukungan terhadap PAS baru menjadi populer dan mainstream dalam lima tahun terakhir ini.
Para pengamat mencatat bahwa pergeseran dukungan ini disebabkan oleh masalah dalam partai tertua Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) dan kasus korupsi di kalangan pimpinannya, seperti skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang melibatkan mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak.
Sebelumnya, persaingan UMNO dan PAS di Terengganu sangat sengit - terdapat masjid, desa, bahkan tempat makan yang berbeda-beda untuk pendukung masing-masing partai. Tapi sekarang sepertinya hampir semua orang bersatu mendukung PAS, Alhamdulillah,” ujarnya.