Ketum PBNU Minta Maaf Atas Kunjungan Lima Warga Nahdhiyin Bertemu Presiden Israel
Tim langit 7
Selasa, 16 Juli 2024 - 16:44 WIB
Ketum PBNU Minta Maaf Atas Kunjungan Lima Warga Nahdhiyin Bertemu Presiden Israel
LANGIT7.ID-Jakarta; Buntut kunjungan lima warga Nahdhiyin bertemu Presiden Israel, Isaac Herzoq baru baru ini, bikin suasana politik di Indonesia memanas.
Pengurus PBNU pun dibuat gerah karena efek kunjungan lima warga Nahdhiyin tersebut menimbulkan polemik di tengah serangan Israel ke Gaza yang membabi buta. Bahkan mayoritas negara di dunia pun ikut mengecam Israel yang dinilai biadab.
Baca Juga:
PBNU Sesalkan 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel: Mereka Tak Paham Geopolitik
Unusia Segera Gelar Sidang Etik untuk Nahdliyin yang Temui Presiden Israel
Merasa tidak nyaman, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) akhirnya memilih mendinginkan suasana dengan cara meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.
"Terkait lima orang nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog itu, kami bisa memahami bahwa pertemuan itu tidak pantas. Sepatutnya saya mohon maaf kepada masyarakat luas seluruhnya bahwa ada beberapa orang dari kalangan NU yang tempo hari pergi ke Israel melakukan engagement di sana," kata Gus Yahya dalam konferensi pers, Selasa (16/7/2024).
Pengurus PBNU pun dibuat gerah karena efek kunjungan lima warga Nahdhiyin tersebut menimbulkan polemik di tengah serangan Israel ke Gaza yang membabi buta. Bahkan mayoritas negara di dunia pun ikut mengecam Israel yang dinilai biadab.
Baca Juga:
PBNU Sesalkan 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel: Mereka Tak Paham Geopolitik
Unusia Segera Gelar Sidang Etik untuk Nahdliyin yang Temui Presiden Israel
Merasa tidak nyaman, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) akhirnya memilih mendinginkan suasana dengan cara meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.
"Terkait lima orang nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog itu, kami bisa memahami bahwa pertemuan itu tidak pantas. Sepatutnya saya mohon maaf kepada masyarakat luas seluruhnya bahwa ada beberapa orang dari kalangan NU yang tempo hari pergi ke Israel melakukan engagement di sana," kata Gus Yahya dalam konferensi pers, Selasa (16/7/2024).