home global news

Prof Bitanto: NU dan Muhammadiyah Ibarat Dua Sayap Burung Garuda

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:48 WIB
Prof Bitanto: NU dan Muhammadiyah Ibarat Dua Sayap Burung Garuda
LANGIT7.ID-Surabaya; Bedah buku berjudul “Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari, Pemersatu Umat Islam Indonesia” yang digelar atas prakarsa Ikatan Alumni Pondok Pesantren Tebuireng ( IKAPETE) yang digelar di hotel KHAS Surabaya (16/7/2024) berlangsung sangat menarik.

Bedah buku yang mengambil tema Rais Akbar Sang Pemersatu Umat Islam dihadiri banyak tokoh penting. Beberapa tokoh hadir sebagai pembeda buku diantaranya Prof Dr H Mas’ud Said MM Phd Ketua ISNU Jatim, Prof Dr H Maskuri Msi (Rektor UNISMA), Emil Elestianto Dardak Phd (Wakil Gubernur Jatim) serta Prof Dr Biyanto MAg (Sekretaris PWM Jatim).

Acara dibuka oleh Master of Ceremony (MC) Nurul Maidah dengan menyanyikan lagu-lagu wajib termasuk Mars IKAPETE, dilanjutkan sambutan-sambutan dan diakhiri acara ceremony doa penutup dan acara intinya yaitu launching dan bedah buku pemersatu umat.

Acara yang paling ditunggu yakni bedah buku yang dibedah oleh empat tokoh diatas. Dalam bedah buku tersebut Prof Biyanto menyampaikan apresiasinya kepada lembaga kredibel yang mendukung adanya buku ini, kedepan diharapkan terus dapat melahirkan karya-karya hebat lainnya.

Saya sebagai orang Muhammadiyah merasa baru membaca buku seperti ini dalam sudut pandang saya. Membaca Kiai besar tapi menceritakannya sangat manusiawi dan tidak ada bumbu mistik serta tidak ada kisah klenik.

Kisah mistik yang seringkali dibaca di berita juga tidak diceritakan disini, Hadratussyaikh tidak berjalan di atas air. Hadratussyaikh waktu mencari ilmu juga sama dengan kita yakni dengan belajar dan tidak dengan cara aneh-aneh dan sangat manusiawi.

Banyak orang Muhammadiyah itu alumni Tebuireng sehingga banyak Alumni Tebuireng jadi Muhammadiyah. Kalau Muhammadiyah dan NU itu rukun pasti akan terjadi penguatan moderasi beragama.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya