Manfaat Shalat Tahajud dalam Perspektif Psikologi dari Fisik hingga Psikis
Lusi mahgriefie
Jum'at, 19 Juli 2024 - 13:14 WIB
Psikolog Intan Erlita. Foto/ist
Shalat Tahajud sangat dianjurkan untuk didirikan umat muslim. Dilakukan pada malam hari atau malam menjelang pagi atau sepertiga malam setelah terjaga dari tidur. Ada begitu banyak manfaat yang didapat dari menunaikan ibadah ini, termasuk secara psikologi.
Sebagaimana yang disebutkan dalam Alquran Surat Al-Isra ayat 79, yang artinya:
“Pada waktu sebagian malam, hendaklah kamu bertahajud sebagai tambahan kepadamu. Semoga Tuhanmu mengangkatmu ke derajat yang terpuji,”
Hukum dari shalat Tahajud adalah sunnah muakad. Namun tahukah Anda pada mulanya, shalat ini sesungguhnya diwajibkan oleh Allah Swt sebagainya firman-Nya di Surah Al-Muzzammil ayat 2 yang artinya:
“Bangunlah di malam hari (untuk salat) kecuali sedikit (daripadanya).”
Namun, setelah turunnya ayat 20 dalam surat ini, Allah mengubah shalat tahajud sebagai shalat sunnah.
Baca juga:Tata Cara Mandi Wajib yang Harus Dipahami
Sebagaimana yang disebutkan dalam Alquran Surat Al-Isra ayat 79, yang artinya:
“Pada waktu sebagian malam, hendaklah kamu bertahajud sebagai tambahan kepadamu. Semoga Tuhanmu mengangkatmu ke derajat yang terpuji,”
Hukum dari shalat Tahajud adalah sunnah muakad. Namun tahukah Anda pada mulanya, shalat ini sesungguhnya diwajibkan oleh Allah Swt sebagainya firman-Nya di Surah Al-Muzzammil ayat 2 yang artinya:
“Bangunlah di malam hari (untuk salat) kecuali sedikit (daripadanya).”
Namun, setelah turunnya ayat 20 dalam surat ini, Allah mengubah shalat tahajud sebagai shalat sunnah.
Baca juga:Tata Cara Mandi Wajib yang Harus Dipahami